Pengaruh Pemberian Suplementasi Omega-3 Pada Ibu Hamil Terhadap Berat badan bayi dan Panjang badan bayi baru lahir di RS Sitti Khadijah Gorontalo Tahun 2025


KATILI, YUSTIKA AMALIA PUTRI (2026) Pengaruh Pemberian Suplementasi Omega-3 Pada Ibu Hamil Terhadap Berat badan bayi dan Panjang badan bayi baru lahir di RS Sitti Khadijah Gorontalo Tahun 2025. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of P062231049-nsbhE6S1WqOfPpgQ-20260819111320.pdf] Text
P062231049-nsbhE6S1WqOfPpgQ-20260819111320.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract (Abstrak)

ABSTRAK YUSTIKA AMALIA PUTRI KATILI. Pengaruh Pemberian Suplementasi Omega-3 pada Ibu Hamil terhadap Berat Badan dan Panjang Badan Bayi Baru Lahir di RS Sitti Khadijah Gorontalo Tahun 2025 (dibimbing oleh Andi Ariyandi dan M. Aryadi Arsyad). Latar belakang. Asam lemak omega-3, terutama eicosapentaenoic acid (EPA) dan docosahexaenoic acid (DHA), berperan penting dalam pembentukan membran sel, fungsi plasenta, dan pertumbuhan janin. Namun, bukti mengenai manfaat suplementasi omega-3 selama kehamilan terhadap ukuran antropometri saat lahir masih menunjukkan hasil yang beragam. Tujuan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pemberian omega-3 300 mg/hari sebagai tambahan pada tablet Fe terhadap berat dan panjang badan bayi saat lahir. Metode. Penelitian eksperimental dengan desain randomized controlled trial dilakukan pada 50 ibu hamil di RS Sitti Khadijah Gorontalo tahun 2025. Subjek dialokasikan secara acak dengan rasio 1:1 menjadi kelompok omega-3 + Fe (n=25) dan kelompok Fe saja (n=25). Kelompok intervensi memperoleh omega-3 300 mg/hari yang mengandung EPA 180 mg dan DHA 120 mg bersama tablet Fe, sedangkan kelompok kontrol memperoleh tablet Fe saja hingga persalinan. Perbedaan antar kelompok dianalisis menggunakan uji t independen atau Mann–Whitney sesuai distribusi data, sedangkan faktor yang berhubungan dengan luaran dianalisis menggunakan regresi linear berganda. Hasil. Rerata berat lahir pada kelompok omega-3 + Fe lebih tinggi dibandingkan kelompok Fe saja, yaitu 2.853 ± 432 g dibandingkan 2.508 ± 525 g (p=0,014). Median panjang lahir juga lebih tinggi pada kelompok omega-3 + Fe, yaitu 48 cm (IQR 46–49) dibandingkan 46 cm (IQR 44–48; p=0,048). Pada analisis multivariat, suplementasi omega-3 + Fe tetap berhubungan signifikan dengan berat lahir (p=0,001) dan panjang lahir (p=0,049) setelah mempertimbangkan faktor maternal dalam model. Pendapatan keluarga dan status gizi ibu juga berhubungan signifikan dengan kedua luaran. Kesimpulan. Penambahan omega-3 300 mg/hari pada pemberian tablet Fe selama kehamilan memberikan luaran pertumbuhan bayi yang lebih baik dibandingkan pemberian tablet Fe saja, yang ditunjukkan oleh berat dan panjang badan saat lahir yang lebih tinggi.

Item Type: Thesis (Thesis)
Uncontrolled Keywords: Kata kunci: asam lemak tak jenuh ganda; DHA; EPA; pertumbuhan intrauterin; nutrisi maternal; uji acak terkontrol
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions (Program Studi): Program Pascasarjana > Ilmu Biomedik
Depositing User: Unnamed user with username pklpkl
Date Deposited: 22 Oct 2026 01:44
Last Modified: 22 Oct 2026 01:44
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/60123

Actions (login required)

View Item
View Item