MALA, SAENA MARIA (2026) Pengaruh Pemberian Pupuk NPK dan Pupuk Kandang Terhadap Pertumbuhan Cassia fistula L. Pada Media Tanah Subsoil. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
M011221061-lfulllll.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract (Abstrak)
Cassia fistula L. merupakan tanaman kehutanan yang memiliki potensi yang tinggi. Pemanfaatan tanah subsoil sebagai media tanam menjadi salah satu alternatif akibat keterbatasan topsoil, namun subsoil memiliki tingkat kesuburan yang rendah sehingga memerlukan penambahan unsur hara melalui pemupukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon pertumbuhan Cassia fistula L. terhadap pemberian pupuk NPK Mutiara 16:16:16 dan pupuk kandang sapi pada media tanam subsoil. Penelitian dilaksanakan selama tiga bulan, mulai Oktober 2025 hingga Januari 2026, di Persemaian Kampung Rimba, Universitas Hasanuddin, Makassar. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola faktorial dengan dua faktor, yaitu dosis pupuk NPK (0, 3, 4, dan 5 gram/polybag) dan dosis pupuk kandang (0, 25, 50, dan 75 gram/polybag). Parameter yang diamati meliputi tinggi, diameter, jumlah daun, Nilai Kekokohan Bibit (NKB), Nisbah Pucuk Akar (NPA), dan Indeks Kualitas Bibit (IKB). Data dianalisis menggunakan ANOVA taraf 5% dan uji lanjut Duncan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk kandang secara tunggal merupakan perlakuan paling efektif dalam meningkatkan pertumbuhan vegetatif tanaman. Perlakuan N0K2 (tanpa pupuk NPK + pupuk kandang 50 gram) memberikan hasil terbaik pada parameter tinggi tanaman, diameter batang, dan jumlah daun. Sementara NKB menunjukkan bahwa perlakuan pupuk kandang tunggal telah memenuhi standar mutu, namun secara fisiologis cenderung mengarah pada pertumbuhan yang kurang seimbang karena dominasi pertumbuhan tinggi tanaman. Keseimbangan morfologi yang lebih baik justru ditemukan pada perlakuan tanpa pupuk maupun kombinasi pupuk dengan dosis rendah. Seluruh perlakuan menghasilkan nilai NPA dalam kisaran normal antara 1,74–2,73. Berdasarkan parameter IKB, perlakuan N1K2 dan N1K0 menghasilkan nilai tertinggi sebesar 0,1033 dan dinyatakan layak tanam. Pemberian pupuk NPK dosis tinggi tidak direkomendasikan karena menghasilkan kualitas bibit yang rendah pada media subsoil
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Subjects: | S Agriculture > SD Forestry |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Kehutanan > Kehutanan |
| Depositing User: | Unnamed user with username Masnah |
| Date Deposited: | 22 Oct 2026 02:15 |
| Last Modified: | 22 Oct 2026 02:15 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/60122 |
