ANWAR, MEUTIA SAGITA (2026) Representasi Penolakan Budaya Barat di era Meiji dalam film Rurouni Kenshin: Kyoto Inferno (2014) = The Representation of Rejection of Western Culture in the Meiji Era in the Film Rurouni Kenshin: Kyoto Inferno (2014). Skripsi thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN.
F081221019-6g2GWvI8bRDKulmE-20260819142435.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (8MB)
Abstract (Abstrak)
Penelitian ini membahas representasi penolakan terhadap budaya Barat pada era Meiji dalam film Rurouni Kenshin: Kyoto Inferno (2014). Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teori Representasi Stuart Hall, khususnya Constructionist model, serta teori semiotika Roland Barthes. Data penelitian meliputi adegan, dialog, dan unsur visual yang diperoleh melalui observasi terhadap film dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penolakan budaya Barat tampak melalui pertentangan antara tradisi dan modernitas, perbedaan pakaian, persenjataan, serta arsitektur Jepang dan Barat. Selain itu, penggunaan katana dan nilai bushidō menjadi simbol yang memperlihatkan usaha mempertahankan identitas budaya Jepang di tengah proses modernisasi dan westernisasi pada era Meiji.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kata Kunci: Representasi, Penolakan budaya Barat, era Meiji, Rurouni Kenshin: Kyoto Inferno, Stuart Hall, Semiotika Roland Barthes. |
| Subjects: | P Language and Literature > PN Literature (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Ilmu Budaya > Sastra Jepang |
| Depositing User: | Unnamed user with username pklpkl |
| Date Deposited: | 22 Oct 2026 01:28 |
| Last Modified: | 22 Oct 2026 01:28 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/60111 |
