EVALUASI DERAJAT KEPUBLIKAN (LEVEL OF PUBLICNESS) RUANG TERBUKA HIJAU PERKOTAAN (Studi Kasus Taman Pakui Sayang dan Taman Kota Universitas Hasanuddin, Kota Makassar) = EVALUATION OF THE LEVEL OF PUBLICNESS OF URBAN GREEN OPEN SPACES (A Case Study of Pakui Sayang Park and Hasanuddin University City Park, Makassar City)


PUTRI, A. WILSA (2026) EVALUASI DERAJAT KEPUBLIKAN (LEVEL OF PUBLICNESS) RUANG TERBUKA HIJAU PERKOTAAN (Studi Kasus Taman Pakui Sayang dan Taman Kota Universitas Hasanuddin, Kota Makassar) = EVALUATION OF THE LEVEL OF PUBLICNESS OF URBAN GREEN OPEN SPACES (A Case Study of Pakui Sayang Park and Hasanuddin University City Park, Makassar City). Skripsi thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN.

[thumbnail of D101221015-fulll.pdf] Text
D101221015-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (7MB)

Abstract (Abstrak)

Latar belakang. Ruang terbuka hijau di Kota Makassar masih memerlukan penataan dan pengelolaan yang optimal agar dapat berfungsi sebagai ruang publik yang nyaman, aman, dan mudah diakses masyarakat. Penilaian derajat kepublikan diperlukan untuk mengetahui sejauh mana taman kota berfungsi sebagai ruang publik. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi sosial ekonomi pengunjung dan pola pemanfaatan taman, menganalisis derajat kepublikan Taman Pakui Sayang dan Taman Kota Universitas Hasanuddin, serta merumuskan strategi peningkatan derajat kepublikan pada kedua taman tersebut. Metode. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan teknik pengumpulan data berupa kuesioner, observasi lapangan, dan studi literatur. Analisis dilakukan menggunakan metode VIKOR untuk menilai derajat kepublikan serta analisis Gap dengan Priority Matrix untuk menentukan prioritas peningkatan. Hasil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Taman Pakui Sayang memiliki nilai derajat kepublikan lebih tinggi dibandingkan Taman Kota Universitas Hasanuddin, dengan nilai indeks sebesar 5,1 dan 4,8. Taman Pakui Sayang unggul pada dimensi user dan management, sedangkan Taman Kota Universitas Hasanuddin unggul pada dimensi access. Kesimpulan. Kedua taman belum sepenuhnya optimal sebagai ruang publik, sehingga diperlukan peningkatan pada aspek pengelolaan, keamanan, dan aksesibilitas guna mendukung fungsi ruang terbuka hijau sebagai ruang publik yang inklusif.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: ruang terbuka hijau, derajat kepublikan, VIKOR, aksesibilitas, ruang publik
Subjects: T Technology > T Technology (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Teknik > Teknik Perencanaan Wilayah Kota
Depositing User: - Andi Anna
Date Deposited: 22 Oct 2026 01:15
Last Modified: 22 Oct 2026 01:15
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/60103

Actions (login required)

View Item
View Item