TOKALA, BEFLY FRANSISCA (2026) PENGARUH PEMBERIAN COOKIES KOMBINASI KELOR (Moringa oleifera) – TERI (Stolephorus indicus) TERHADAP KADAR Hb, PROTEIN TOTAL, DAN KALSIUM IBU HAMIL. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.
P062231057-j7IxoiMaQ9tR0dbO-20260818173017.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract (Abstrak)
Latar belakang. Kehamilan meningkatkan kebutuhan zat gizi, sedangkan pemanfaatan pangan lokal dapat melengkapi pelayanan antenatal standar. Cookies berbahan kelor dan teri berpotensi menyediakan protein dan kalsium, tetapi bukti mengenai parameter biokimia ibu hamil masih terbatas. Tujuan. Menganalisis komposisi gizi cookies kelor-teri serta perubahan kadar hemoglobin, protein total, dan kalsium serum pada ibu hamil trimester kedua. Metode. Penelitian kuasi-eksperimental dengan rancangan pretest-posttest terkontrol melibatkan 20 ibu hamil trimester kedua di wilayah kerja Puskesmas Kota Tengah, Kota Gorontalo. Kelompok intervensi (n = 10) menerima tiga keping cookies per hari (sekitar 195 g) selama 14 hari, sedangkan kelompok kontrol (n = 10) tidak menerima cookies; kedua kelompok tetap memperoleh pelayanan antenatal. Hemoglobin, protein total, dan kalsium serum diperiksa sebelum dan sesudah periode penelitian. Perubahan dalam setiap kelompok dianalisis dengan uji t berpasangan. Hasil. Per 100 g, cookies mengandung 56,54 g karbohidrat, 20,48 g lemak, 9,43 g protein, 2,95 g serat kasar, dan 384,00 mg kalsium; dosis harian secara perhitungan menyediakan sekitar 874 kkal. Pada kelompok intervensi, rerata hemoglobin meningkat dari 12,07 ± 0,42 menjadi 12,71 ± 0,42 g/dL (Δ 0,64; p < 0,001), protein total dari 7,10 ± 0,26 menjadi 7,32 ± 0,23 g/dL (Δ 0,22; p < 0,001), dan kalsium dari 9,23 ± 0,19 menjadi 9,55 ± 0,23 mg/dL (Δ 0,32; p < 0,001). Pada kelompok kontrol, perubahan hemoglobin (p = 0,223), protein total (p = 0,168), dan kalsium (p = 0,193) tidak bermakna. Selisih perubahan deskriptif antarkelompok masing-masing sebesar 0,68 g/dL, 0,24 g/dL, dan 0,29 mg/dL. Kesimpulan. Konsumsi cookies kelor-teri selama 14 hari disertai peningkatan hemoglobin, protein total, dan kalsium serum pada kelompok intervensi. Temuan menunjukkan potensi manfaat, tetapi belum membuktikan efek kausal karena sampel kecil, alokasi nonacak, dan tidak tersedianya uji langsung antarkelompok. Penelitian acak dengan sampel lebih besar, pengendalian faktor perancu, serta evaluasi mutu dan keamanan produk diperlukan.
| Item Type: | Thesis (Thesis) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kata kunci: cookies kelor-teri; ibu hamil; hemoglobin; protein total; kalsium; intervensi gizi |
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) |
| Divisions (Program Studi): | Program Pascasarjana > Ilmu Biomedik |
| Depositing User: | Unnamed user with username pklpkl |
| Date Deposited: | 22 Oct 2026 01:14 |
| Last Modified: | 22 Oct 2026 01:14 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/60101 |
