S, MUH MUHAJIRIN S (2026) BOSOZOKU SEBAGAI SUBKULTUR MASYARAKAT JEPANG DALAM FILM GREAT TEACHER ONIZUKA TAHUN 2012 = BOSOZOKU AS A JAPANESE SUBCULTURE IN THE 2012 GREAT TEACHER ONIZUKA MOVIE. Skripsi thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN.
F081211049-fDaWidhzYuPGbp47-20260818143153.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract (Abstrak)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana nilai-nilai subkultur Bosozoku dan pandangan masyarakat umum terhadap pelaku Bosozoku digambarkan dalam serial Great Teacher Onizuka (2012). Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan semiotika Roland Barthes. Data penelitian berupa adegan, dialog, dan unsur visual yang terdapat dalam sebelas episode utama serial Great Teacher Onizuka (2012). Data dianalisis berdasarkan tiga tingkat pemaknaan Roland Barthes, yaitu denotasi, konotasi, dan mitos, dengan didukung oleh studi literatur yang relevan mengenai subkultur Bosozoku, representasi, dan film. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai subkultur Bosozoku digambarkan melalui dua aspek, yaitu penampilan dan perilaku. Aspek penampilan meliputi penggunaan kendaraan yang dimodifikasi, tokko-fuku, dan aksesori sebagai penanda identitas, kebebasan berekspresi, dan solidaritas kelompok. Sementara itu, aspek perilaku meliputi perlawanan terhadap otoritas, solidaritas, keberanian, dan sikap pantang menyerah. Adapun pandangan masyarakat umum terhadap pelaku Bosozoku cenderung negatif yang ditunjukkan melalui penolakan dan keraguan terhadap Onizuka sebagai mantan anggota Bosozoku. Pandangan tersebut muncul akibat stigma yang mengaitkan Bosozoku dengan kenakalan, kekerasan, perilaku menyimpang, dan ketidakmampuan untuk dipercaya dalam lingkungan sosial. Namun, perkembangan karakter Onizuka menunjukkan bahwa stigma tersebut tidak sepenuhnya sesuai dengan kenyataan karena ia mampu menunjukkan kepedulian, tanggung jawab, keberanian, dan memberikan pengaruh positif terhadap siswanya. Dengan demikian, serial Great Teacher Onizuka tidak hanya menampilkan Bosozoku melalui citra pemberontakan dan penyimpangan, tetapi juga memperlihatkan nilai-nilai positif serta mengkritik kecenderungan masyarakat dalam menilai seseorang berdasarkan masa lalunya.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Bosozoku, Great Teacher Onizuka, semiotika Roland Barthes, representasi, stigma masyarakat. |
| Subjects: | P Language and Literature > PN Literature (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Ilmu Budaya > Sastra Jepang |
| Depositing User: | Unnamed user with username pklpkl |
| Date Deposited: | 22 Oct 2026 01:11 |
| Last Modified: | 22 Oct 2026 01:11 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/60099 |
