PENGARUH PEMBERIAN GINGER HONEY POWDER TERHADAP MOOD, KELELAHAN DAN KADAR BRAIN DERIVED NEUROTROPHIC FACTOR (BDNF) PADA MENCIT (MUS MUSCULUS) YANG DIINDUKSI STRES


DANI, SUCI RAHMA (2026) PENGARUH PEMBERIAN GINGER HONEY POWDER TERHADAP MOOD, KELELAHAN DAN KADAR BRAIN DERIVED NEUROTROPHIC FACTOR (BDNF) PADA MENCIT (MUS MUSCULUS) YANG DIINDUKSI STRES. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of P102242016-71cvG5UaiQhDsFfz-20260818172026.pdf] Text
P102242016-71cvG5UaiQhDsFfz-20260818172026.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract (Abstrak)

ABSTRAK Suci Rahma Dani. Pengaruh Pemberian Ginger Honey Powder terhadap Mood, Kelelahan, dan Kadar Brain-Derived Neurotrophic Factor (BDNF) pada Mencit (Mus musculus) yang Diinduksi Stres (Dibimbing oleh Jumrah dan Andi Nilawati Usman) Latar Belakang: Stres dapat menurunkan kadar Brain-Derived Neurotrophic Factor (BDNF), yang berperan penting dalam regulasi mood, fungsi kognitif, dan ketahanan terhadap kelelahan. Penurunan BDNF berkaitan dengan peningkatan risiko gangguan neuropsikiatri. Jahe dan madu diketahui memiliki aktivitas antioksidan, antiinflamasi, dan neuroprotektif, namun bukti ilmiah mengenai efektivitas kombinasi keduanya dalam bentuk ginger honey powder terhadap mood, kelelahan, dan kadar BDNF masih terbatas. Tujuan: Menganalisis pengaruh pemberian ginger honey powder terhadap mood, kelelahan, dan kadar Brain-Derived Neurotrophic Factor (BDNF) pada mencit (Mus musculus) yang diinduksi stres. Metode: Penelitian eksperimental dengan rancangan pretest-posttest control group design menggunakan 40 ekor mencit betina (Mus musculus) yang dibagi secara acak ke dalam delapan kelompok (masing-masing lima ekor), yaitu kontrol negatif, kontrol positif, tiga kelompok sehat yang diberikan ginger honey powder dosis 100, 200, dan 300 mg/kgBB/hari, serta tiga kelompok stres yang diberikan dosis yang sama selama 14 hari. Mood diukur menggunakan Open Field Test, kelelahan menggunakan Treadmill Forced Walking Test, dan kadar BDNF serum dianalisis menggunakan metode ELISA. Data dianalisis menggunakan uji Friedman, Kruskal Wallis, dan Mann Whitney dengan tingkat kemaknaan p < 0,05. Results: The administration of ginger honey powder affected mood, fatigue, and BDNF levels. Analisis antar kelompok pada akhir intervensi menunjukkan perbedaan yang bermakna pada ketiga parameter penelitian (p < 0,05). Kelompok perlakuan menunjukkan peningkatan aktivitas lokomotor, peningkatan ketahanan fisik, serta peningkatan kadar BDNF dibandingkan kelompok kontrol. Dosis 300 mg/kgBB memberikan respons terbaik dibandingkan dosis 100 dan 200 mg/kgBB, yang menunjukkan kecenderungan efek bergantung dosis (dose-dependent effect). Kesimpulan: Ginger honey powder berpotensi memperbaiki mood, meningkatkan ketahanan fisik, dan meningkatkan kadar Brain-Derived Neurotrophic Factor (BDNF) pada mencit yang diinduksi stres. Dosis 300 mg/kgBB memberikan efek terbaik sehingga berpotensi dikembangkan sebagai intervensi komplementer berbasis bahan alam untuk mengurangi dampak biologis akibat stres.

Item Type: Thesis (Thesis)
Uncontrolled Keywords: Keywords: Brain-Derived Neurotrophic Factor, ginger honey powder, kelelahan, mood, stres.
Subjects: R Medicine > RG Gynecology and obstetrics
Divisions (Program Studi): Program Pascasarjana > Ilmu Kebidanan
Depositing User: Unnamed user with username pklpkl
Date Deposited: 22 Oct 2026 01:07
Last Modified: 22 Oct 2026 01:07
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/60096

Actions (login required)

View Item
View Item