ABENG, DWI NOVALITA TANRI (2026) Energi Listrik dan Bahan Bakar Cair dari Sampah Plastik Pesisir melalui Teknologi Pirolisis di Kabupaten Kepulauan Selayar. Disertasi thesis, Universitas Hasanuddin.
P033231007-X9TgUtH4n78Wip3e-20260812081301.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
Abstract (Abstrak)
Dwi Novalita Tanri Abeng. Energi Listrik dan Bahan Bakar Cair dari Sampah Plastik Pesisir melalui Teknologi Pirolisis di Kabupaten Kepulauan Selayar (Dimbimbing Oleh Prof. Dr. Abd. Wahid Wahab, M.Sc, Prof. Dr. Ir. Winarni Monoarfa, M.S, Prof Dr. Eng. Adi Maulana, S.T.,M.Phil, Prof. Dr. Dahlang T.,S.Si.,M.Si, dan Prof. Dr. Ir. Eymal Bahsar Demmalino, M.Si) Latar belakang. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh polemik penumpukan sampah plastik pesisir kiriman musim angin barat di Kabupaten Kepulauan Selayar yang mencapai kepadatan 9,5 ± 2,7 item/m2 serta rendahnya Rasio Elektrifikasi daerah yang baru mencapai 57% pada tahun 2024. Keunikan sampah pesisir ini terletak pada dekomposisi struktural alami akibat paparan air laut dan sinar UV yang mengubah karakteristik polimer dan parameter proximate-nya dibandingkan sampah daratan, sehingga membuka peluang pemanfaatan konsep Waste-to-Energy. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi teoritis energi listrik dari nilai kalori sampah plastik pesisir, merancang (Engineering Design) alat hibrida reaktor pirolisis Fixed-Bed yang dipadukan dengan mini PLTGsp/PLTU, menghitung besaran daya listrik nyata pada variasi suhu operasi, serta mengevaluasi karakteristik termofisika bahan bakar cair yang dihasilkan. Metode. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen laboratorium (experimental research) terhadap 7 jenis plastik pesisir (LDPE, PVC, ABS, PET, HDPE, PS, PP) melalui analisis proximate, estimasi Metode Tradisional dan Bento, serta rekayasa pirolisis menggunakan katalis zeolit alam aktif pada variasi suhu 500°C, 600°C, dan 650°C. Hasil. Hasil uji proximate menunjukkan seluruh sampel memiliki nilai kalori > 2.000 Kkal/Kg, di mana plastik jenis Polystyrene (PS) memiliki nilai kalori laboratorium tertinggi (4.037 Kcal/Kg) dengan potensi listrik teoritis minimum 440.793,297 kWh/tahun. Secara mekanis, integrasi reaktor pirolisis hibrida dengan mini PLTGsp/PLTU berjalan andal dengan aliran uap turbulen (Re = 5.622) dan efisiensi boiler mencapai 78,9%. Pada rekayasa suhu operasi tertinggi (650°C), proses thermal cracking bekerja optimal meluruhkan rantai polimer berat menjadi fraksi ringan setara bensin/naphta, di mana jenis plastik PP dan HDPE menghasilkan output daya listrik fungsional terbesar mencapai 11,3 Watt dengan efisiensi total sistem paling optimal mendekati 37%–39%, sementara plastik jenis PVC mencatat kinerja terendah (9,2 Watt) serta menghasilkan kontaminan HCl yang korosif. Penelitian ini berhasil menyusun cetak biru (blueprint) teknologi konversi energi yang membuktikan bahwa pengelolaan sampah plastik pesisir melalui pirolisis hibrida tidak hanya menyelesaikan masalah polusi pantai regional, tetapi juga mentransformasikannya menjadi aset energi tinggi guna mempercepat transisi energi bersih, economy sirkular, dan kemandirian energi daerah kepulauan yang berkelanjutan.
| Item Type: | Thesis (Disertasi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kata Kunci: Pirolisis, Sampah Plastik Pesisir, Bahan Bakar Cair, Energi Listrik, Kabupaten Kepulauan Selayar. |
| Subjects: | T Technology > T Technology (General) |
| Divisions (Program Studi): | Program Pascasarjana > Ilmu Lingkungan |
| Depositing User: | Unnamed user with username pklpkl |
| Date Deposited: | 22 Oct 2026 01:50 |
| Last Modified: | 22 Oct 2026 01:50 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/60090 |
