PEMANFAATAN DRONE SEBAGAI SOLUSI TRANSPORTASI CERDAS DALAM UPAYA MENINGKATKAN PELAYANAN ANTRIAN APOTEK RUMAH SAKIT DI KOTA MAKASSAR


ASRUL, HUSAIN MUH. (2026) PEMANFAATAN DRONE SEBAGAI SOLUSI TRANSPORTASI CERDAS DALAM UPAYA MENINGKATKAN PELAYANAN ANTRIAN APOTEK RUMAH SAKIT DI KOTA MAKASSAR. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of P082232004-nl1uMjHh3fyXix6O-20260819203035.pdf] Text
P082232004-nl1uMjHh3fyXix6O-20260819203035.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract (Abstrak)

HUSAIN MUH. ASRUL. Pemanfaatan Drone Sebagai Solusi Transportasi Cerdas Dalam Upaya Meningkatkan Pelayanan Antrian Apotek Rumah Sakit Di Kota Makassar (Dibimbing oleh Baharuddin dan Lucky Caroles) Latar Belakang: Salah satu tantangan pada pelayanan publik di sektor kesehatan saat ini ialah tingginya kepadatan kunjungan pasien yang berujung pada panjangnya antrian pelayanan obat di apotek rumah sakit. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi implementasi drone sebagai opsi alternatif dalam pengiriman obat kepada pasien untuk mengurai kepadatan ruang tunggu apotek di rumah sakit. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan campuran dengan fokus studi kasus pada 7 rumah sakit di Kota Makassar. Pengumpulan data primer dilakukan melalui observasi geospasial (supervised) menggunakan drone Fimi X8 Tele Max untuk memetakan rute, bangunan tinggi, dan hambatan ruang udara. Jajak pendapat (kuesioner) disebarkan kepada 125 sampel responden masyarakat melalui survey. Analisis kelayakan dan nilai ekonomi diuji melalui Analisis Biaya-Manfaat (Cost-Benefit Analysis), Analisis Biaya-Efektif (Cost-Effective Analysis), serta Analisis Sensitivitas untuk menguji ketahanan model terhadap perubahan variabel. Hasil: Hingga saat ini, belum terdapat analisis ekonometrik pada implementasi drone bagi rumah sakit di Kota Makassar. Hasil pemetaan geospasial menunjukkan batas operasional drone di Kota Makassar berada pada jarak maksimum 2.000 meter akibat kendala lagging sinyal dan interferensi. Tower pemancar dengan ketinggian 50 hingga 70 meter diidentifikasi sebagai zona bahaya bagi jalur terbang. Perhitungan ekonomi awal menunjukkan bahwa pengiriman sampel biomedis dan obat darurat bermassa <400 g melalui drone menghasilkan efisiensi waktu (rata-rata 15 menit penerbangan) dibandingkan moda darat kelistrikan (42 menit). Pada aspek ekonomi, Analisis Biaya-Manfaat (Cost-Benefit Analysis) menunjukkan bahwa drone mendominasi dengan rasio Benefit-Cost (B/C ratio) terbaik sebesar 11,795 dibandingkan transportasi darat tradisional. Analisis Efektivitas-Biaya (Cost-Effectiveness Analysis) menghasilkan nilai ICER waktu sebesar -0,357 USD/menit, yang mengindikasikan efisiensi biaya sangat tinggi dalam memangkas waktu tunggu pasien (mencapai 41,142 menit efisiensi waktu produktif). Sementara itu, nilai ICER produksi karbon tercatat sebesar 0,0033 USD/kg CO₂eq atau setara dengan Rp55 per kg CO₂eq. Terakhir, Analisis Sensitivitas membuktikan ketahanan (robustness) model finansial ini, di mana keunggulan operasional drone tetap konsisten dan layak meskipun diuji dalam skenario inflasi harga baterai atau BBM hingga 50%. Kesimpulan: Guna menanggulangi hambatan regulasi aviasi (PM 37 Tahun 2020) dan hak privasi (UU PDP No. 27 Tahun 2022), direkomendasikan penggabungan lima skenario drop point, di mana model Cluster Drop Point per Kelurahan dan Fixed Station Hub-and-Spoke dinilai paling aman dan minim resistensi sosial dibandingkan pengantaran langsung ke rumah pasien (Point-to-Point).

Item Type: Thesis (Thesis)
Uncontrolled Keywords: Drone Delivery, Pelayanan Publik, Antrian Apotek, Analisis Ekonomi, Analisis Spasial.
Subjects: T Technology > T Technology (General)
Divisions (Program Studi): Program Pascasarjana > Teknik Perencanaan Prasarana
Depositing User: Unnamed user with username pklpkl
Date Deposited: 22 Oct 2026 01:04
Last Modified: 22 Oct 2026 01:04
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/60059

Actions (login required)

View Item
View Item