SAHABUDDIN, RAMDINI ARDIYANTI (2025) Analisis Tingkat Kebisingan Pada Kawasan Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 36 Makassar. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
D131211043-WePtRzNhvXBMKmiA-20250524020725.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (14MB)
Abstract (Abstrak)
Latar Belakang. Pendidikan merupakan suatu elemen penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Lingkungan pendidikan yang terbangun dalam sebuah bangunan sekolah dapat berperan dalam peningkatan mutu pembelajaran. Namun dalam kenyataannya, sebuah bangunan sekolah dapat mengalami permasalahan dalam faktor kenyamanan. Ketidaknyamanan yang dapat terjadi dilingkungan sekolah salah satunya adalah kebisingan yang terjadi ketika jam pelajaran tengah berlangsung. Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 36 Makassar merupakan sekolah yang terletak di pinggir jalan serta dekat dengan landasan pacu bandar udara Internasional Sultan Hasanuddin yang berjarak ± 1,4 Km. Hal tersebut menyebabkan SMP negeri 36 Makassar mengalami kebisingan yang disebabkan oleh aktivitas lalu lintas kendaraan dan pesawat. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik tingkat kebisingan dan tingkat kebisingan pada kawasan Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 36 Makassar. Metode. Pengukuran tingkat kebisingan dilakukan pada tanggal 22 dan 26 Januari 2025 menggunakan Sound Level Meter (SLM). Pengambilan data dilakukan selama 10 menit setiap jam untuk aktivitas lalu lintas kendaraan dimulai dari pukul 06:30 hingga 18:30 WITA, sedangkan aktivitas pesawat dilakukan selama 1 menit untuk setiap pesawat yang melintas dimulai dari pukul 06:30 hingga 18:30 WITA. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan metode perhitungan LAeq dan analisis statistik SPSS. Hasil. Adapun tingkat kebisingan akibat aktivitas lalu lintas kendaraan yang diperoleh selama dua hari pengukuran (hari sekolah dan hari libur) pada semua titik pengukuran (ruas jalan, halaman dan ruang kelas) berada dalam rentang 57,5–79,5 dB, sedangkan akibat aktivitas pesawat berada dalam rentang 63,7–78,1 dB. Berdasarkan perbandingan tingkat kebisingan akibat aktivitas lalu lintas kendaraan dan pesawat, tingkat kebisingan yang disebabkan oleh aktivitas pesawat lebih tinggi dibandingkan dengan aktivitas lalu lintas kendaraan. Kesimpulan. Tingkat kebisingan ekuivalen harian (LAeq,day) pada kawasan Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 36 Makassar telah melampaui ambang batas baku mutu kebisingan yang ditetapkan dalam KepMen-LH No. 48 Tahun 1996, yaitu 55 dB untuk kawasan sekolah dan sejenisnya.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Subjects: | T Technology > T Technology (General) |
| Depositing User: | Nasyir Nompo |
| Date Deposited: | 21 Oct 2026 06:57 |
| Last Modified: | 21 Oct 2026 06:57 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/60055 |
