Pengaruh Crack Damage Arah Membujur Terhadap Kekuatan Pelat = The Effect of Longitudinal Crack Damage on the Ultimate Strength of Plate


HASLINDA, NUR (2026) Pengaruh Crack Damage Arah Membujur Terhadap Kekuatan Pelat = The Effect of Longitudinal Crack Damage on the Ultimate Strength of Plate. Skripsi thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN.

[thumbnail of D081221030-fulllllll.pdf] Text
D081221030-fulllllll.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract (Abstrak)

Latar Belakang. Salah satu jenis kerusakan yang paling parah pada pelat baja adalah retak (crack damage), karena retak ini menghentikan kontinuitas material dan menyebabkan konsentrasi tegangan yang meningkat di sekitar ujung rekatan. Tujuan. Penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh keberadaan crack damage arah membujur terhadap kekuatan pelat berpenegar serta mengetahui respons pelat berpenegar yang disebabkan oleh pembebanan lentur serta perilakunya. Metode. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang mencakup tahapan pengumpulan data, interpretasi data, dan penyajian hasil penelitian. Analisis kekuatan pelat berpenegar dilakukan menggunakan Metode Elemen Hingga (MEH) melalui perangkat lunak ANSYS Mechanical APDL untuk mendapatkan hasil yang akurat dan komprehensif. Hasil. Jenis penegar, panjang retak, dan posisi retak sangat memengaruhi kekuatan pelat berpenegar terhadap beban lentur. Profil Tee-Bar menunjukkan performa terbaik karna bentuknya simetris dan kaku, diikuti Angle-Bar, sedangkan Flat-Bar terendah karena tidak memiliki flange penahan beban arah lateral. Panjang retak yang disimulasikan yaitu dari 200 mm menjadi 500 mm, kekuatan pelat berpenegar menurun drastis dimana tegangan puncak menurun dari 394,70 MPa menjadi 256,90 MPa. Retak 500 mm memicu regangan sebesar 7,25 x 10-3, menandakan material mengalami yielding lebih cepat. Retak di sisi kanan menghasilkan gaya reaksi 18,20 kN dengan deformasi 2,94 mm, membuktikan distribusi beban tidak merata sehingga pelat berpenegar lebih cepat tidak stabil. Kesimpulan. Crack damage pada pelat berpenegar cenderung menurunkan kekakuan dan kekuatan pelat berpenegar serta meningkatkan konsentrasi tegangan. Retak yang besar atau posisi yang tidak simetris mempercepat ketidakstabilan dan potensi kegagalan pelat berpenegar permanen.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: stiffened plate; crack damage; finite element method; ultimate strength
Subjects: V Naval Science > VM Naval architecture. Shipbuilding. Marine engineering
Divisions (Program Studi): Fakultas Teknik > Teknik Kelautan
Depositing User: - Andi Anna
Date Deposited: 21 Oct 2026 06:17
Last Modified: 21 Oct 2026 06:17
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/59947

Actions (login required)

View Item
View Item