Analisis Karakteristik Sifat Fisik Kulit Kopi dan Termal Edible Film Exocarp dan Parchment Kopi Arabika (Coffea arabica L.) yang mengalami Fermentasi Ohmic


ARIYANI, DINA (2026) Analisis Karakteristik Sifat Fisik Kulit Kopi dan Termal Edible Film Exocarp dan Parchment Kopi Arabika (Coffea arabica L.) yang mengalami Fermentasi Ohmic. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of G041221018-FSX5nLbBqaGm8w3v-20260715231314.pdf] Text
G041221018-FSX5nLbBqaGm8w3v-20260715231314.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract (Abstrak)

Latar Belakang, Kulit kopi dapat dimanfaatkan menjadi suatu produk jika diolah dengan baik, sebagian besar limbah kulit kopi biasanya hanya dijadikan pakan ternak atau pupuk, padahal kulit kopi tersebut sangat potensial dimanfaatkan menjadi bahan biodegradable atau edible film sebagai solusi kemasan ramah lingkungan. Metode penelitian diawali dengan pengambilan hasil fermentasi ohmic dengan durasi waktu empat, 12, 20, 28, dan 36 jam yang kemudian dikeringkan menggunakan batch dryer hingga mencapai kadar air konstan. Sampel kemudian dihaluskan dan diformulasikan menjadi edible film dengan campuran akuades, tepung tapioka, PVA, gliserol, dan asam sitrat. Analisis karakteristik termal dilakukan menggunakan Differential Scanning Calorimetry (DSC) untuk menentukan nilai entalphy, spesific heat capacity, cold crystallization and melting point. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pengaruh durasi fermentasi dengan metode pemanasan ohmic terhadap karakteristik fisik dan termal edible film yang terbuat dari exocarp dan parchment kopi Arabika. Hasil penelitian menunjukkan bahwa stabilitas warna yang konsisten ditemukan pada durasi fermentasi 12 jam. Sementara kulit kopi dengan nilai kekerasan tertinggi yaitu dengan lama fermentasi empat jam. Hasil analisis termal diperoleh bahwa edible film dari parchment memiliki struktur yang lebih stabil dengan titik leleh yang tajam dibandingkan exocarp. Durasi fermentasi ohmic selama 36 jam menghasilkan nilai entalphy dan spesific heat tertinggi, yang mengindikasikan pembentukan struktur kristalin paling stabil dan ketahanan panas terbaik pada matriks edible film. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu durasi fermentasi ohmic dan pengeringan memberikan pengaruh yang berbeda terhadap sifat termal edible film kulit kopi arabika.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Batch Dryer, Edible Film, Ohmic, Panas, Termal
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Teknologi Pertanian > Teknik Pertanian
Depositing User: Unnamed user with username pklpkl
Date Deposited: 20 Oct 2026 03:12
Last Modified: 20 Oct 2026 03:12
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/59942

Actions (login required)

View Item
View Item