ASMIN, ALIYA SALSABIL (2026) Pengaruh Variasi Dimensi Mooring Buoy Terhadap Respon Gerak dan Energi Kinetik Akibat Gelombang Laut = The Effect of Variations in Mooring Buoy Dimensions on the Motion Response and Kinetic Energy Due to Ocean Waves. Skripsi thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN.
D081221019-fullllll.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (6MB)
Abstract (Abstrak)
Ketergantungan pada sumber energi konvensional yang semakin menipis menuntut optimalisasi pemanfaatan energi terbarukan, di mana energi gelombang laut menjadi salah satu potensi terbesar di wilayah perairan Indonesia. Penelitian ini mengkaji pengaruh variasi dimensi diameter mooring buoy terhadap karakteristik respons dinamik serta kemampuannya dalam menghasilkan energi kinetik akibat pengaruh gelombang laut. Fokus utama studi ini adalah menentukan sejauh mana perubahan geometri struktur dapat meningkatkan efektivitas penyerapan energi gelombang melalui interaksi hidrodinamika yang optimal. Metodologi yang digunakan adalah simulasi numerik berbasis perangkat lunak ANSYS AQWA untuk mengevaluasi lima model buoy dengan rentang diameter ⌀2000 mm hingga ⌀3400 mm. Analisis dilakukan menggunakan data gelombang tahun 2021 hingga 2025 di perairan Selat Malaka guna mendapatkan gambaran performa struktur pada kondisi lingkungan yang riil. Parameter yang diukur meliputi respons gerak surge, heave, dan pitch serta luaran energi kinetik yang dihasilkan oleh setiap variasi dimensi model. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dimensi struktur memegang peranan krusial dalam menentukan titik resonansi sistem. Model 1 (2000) teridentifikasi sebagai konfigurasi yang paling optimal dengan capaian efisiensi penyerapan energi maksimal sebesar 68,26%. Performa unggul ini disebabkan oleh dimensi yang ringkas namun mampu memicu interaksi beban gelombang yang paling selaras melalui fenomena point absorber effect. Sebaliknya, efisiensi terendah ditemukan pada Model 5 (3400) dengan nilai sebesar 16,17%, yang mengindikasikan terjadinya ketidakselarasan fase (mismatch) antara frekuensi alami struktur yang bermassa besar dengan frekuensi dominan gelombang lokal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan dimensi buoy tidak selalu berbanding lurus dengan peningkatan output energi. Optimalisasi energi kinetik lebih ditentukan oleh kemampuan geometri struktur dalam mencapai sinkronisasi fase dengan karakteristik gelombang di lokasi penempatan.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Mooring Buoy, Variasi Dimensi, Respon Gerak, Energi Kinetik, ANSYS AQWA. |
| Subjects: | V Naval Science > VM Naval architecture. Shipbuilding. Marine engineering |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Teknik > Teknik Kelautan |
| Depositing User: | - Andi Anna |
| Date Deposited: | 21 Oct 2026 01:32 |
| Last Modified: | 21 Oct 2026 01:32 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/59925 |
