RISMAYANI, RISMAYANI (2026) PENGARUH KETINGGIAN TEMPAT DAN ARAH SADAPAN TERHADAP PRODUKTIVITAS GETAH PINUS (Pinus merkusii) DI DESA MATTABULU KECAMATAN LALABATA KABUPATEN SOPPENG. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
M011221040-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract (Abstrak)
ketinggian tempat dan arah sadapan. Perbedaan kondisi suhu, kelembapan, serta intensitas cahaya pada setiap ketinggian dan arah sadapan diduga memengaruhi kelancaran aliran resin dan jumlah getah yang dihasilkan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh ketinggian tempat, arah sadapan, dan interaksi keduanya terhadap produktivitas getah pinus di Desa Mattabulu, Kecamatan Lalabata, Kabupaten Soppeng. Penelitian dilaksanakan menggunakan metode observasi lapangan dengan pengambilan sampel sebanyak 45 pohon pinus yang dibedakan berdasarkan tiga kelas ketinggian tempat, yaitu ≤700 mdpl, 700–999 mdpl, dan ≥1000 mdpl, serta empat arah sadapan meliputi timur, barat, selatan, dan utara. Pemungutan getah dilakukan sebanyak lima kali dengan interval tujuh hari. Data dianalisis menggunakan regresi linear berganda dan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produktivitas getah tertinggi diperoleh pada kelas ketinggian ≤700 mdpl dengan arah sadapan timur, sedangkan produktivitas terendah terdapat pada ketinggian ≥1000 mdpl dengan arah sadapan utara. Interaksi antara ketinggian tempat dan arah sadapan berpengaruh terhadap produktivitas getah pinus dengan kontribusi sebesar 11,4%. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa perbedaan ketinggian tempat dan arah sadapan memengaruhi produktivitas getah pinus melalui perubahan kondisi mikroklimat yang berpengaruh terhadap kelancaran aliran resin.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Subjects: | S Agriculture > SD Forestry |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Kehutanan > Kehutanan |
| Depositing User: | Unnamed user with username Masnah |
| Date Deposited: | 20 Oct 2026 03:24 |
| Last Modified: | 20 Oct 2026 03:24 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/59907 |
