ILHAM, ANDI ZASKIYA (2026) Analisis Spasial Kejadian Karies Gigi di Wilayah Kerja Puskesmas Bontobangun Kabupaten Bulukumba Tahun 2025. D4 thesis, Universitas Hasanuddin.
V066221020-9XnfTH0PpG1dZxsv-20260730135352.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (6MB)
Abstract (Abstrak)
ANDI ZASKIYA ILHAM. Analisis Spasial Kejadian Karies Gigi di Wilayah Kerja Puskesmas Bontobangun Kabupaten Bulukumba Tahun 2025. (dibimbing oleh Muh. Firdaus Tullah, S.Tr.Kes., M.Tr.TGM) Latar Belakang. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada tingginya prevalensi karies gigi yang menjadi masalah kesehatan masyarakat global, termasuk di wilayah kerja Puskesmas Bontobangun, Kabupaten Bulukumba. Kondisi ini dipengaruhi oleh faktor perilaku, akses layanan kesehatan, serta karakteristik demografis masyarakat yang memerlukan pemetaan wilayah risiko guna optimalisasi intervensi kesehatan. Tujuan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pola persebaran spasial kejadian karies gigi serta mengidentifikasi sebaran kejadian karies gigi berdasarkan usia dan jenis kelamin di wilayah kerja Puskesmas Bontobangun tahun 2025. Metode. Metode penelitian yang digunakan adalah epidemiologi deskriptif dengan pendekatan studi ekologi dan analisis spasial menggunakan perangkat lunak ArcGIS. Data penelitian bersumber dari data sekunder 7.107 pasien tahun 2025, dengan teknik total sampling yang mencakup 15 desa/kelurahan. Hasil. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 814 kasus karies gigi (11,5%) dengan sebaran tertinggi di Kelurahan Palampang. Analisis spasial melalui Average Nearest Neighbor (ANN) menghasilkan nilai rasio 0,35 (<1) dengan z-score -35,3, yang mengindikasikan bahwa persebaran karies gigi membentuk pola mengelompok (clustered) secara signifikan. Analisis Hot Spot mengidentifikasi Desa Batukaropa dan Desa Topanda sebagai area dengan intensitas pengelompokan kasus tertinggi. Hasil uji statistik Chi-Square menunjukkan adanya hubungan signifikan antara usia dengan kejadian karies (p=0,001), namun tidak ditemukan hubungan signifikan pada variabel jenis kelamin (p=0,380). Kesimpulan. Kesimpulannya, karies gigi di wilayah kerja Puskesmas Bontobangun memiliki pola persebaran yang terpusat pada area tertentu dan sangat dipengaruhi oleh faktor usia, sehingga diperlukan perencanaan program kesehatan gigi yang lebih terfokus secara geografis.
| Item Type: | Thesis (D4) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Karies Gigi, Analisis Spasial, GIS |
| Subjects: | R Medicine > RK Dentistry |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Vokasi > Terapi Gigi Dan Mulut |
| Depositing User: | Unnamed user with username pklpkl |
| Date Deposited: | 20 Oct 2026 00:58 |
| Last Modified: | 20 Oct 2026 00:58 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/59849 |
