SUPRIYATIN, . (2025) EFEKTIVITAS KOMBINASI TABLET FE DAN EKSTRAK KELAKAI (STENOCHLAENA PALUSTRIS) TERHADAP PERBAIKAN ANEMIA PADA REMAJA PUTRI ANEMIA. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.
P102242019-uK5XJQrRhlDHW6cL-20260722213459.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
Abstract (Abstrak)
ABSTRAK EFEKTIVITAS KOMBINASI TABLET FE DAN EKSTRAK KELAKAI (STENOCHLAENA PALUSTRIS) TERHADAP PERBAIKAN ANEMIA PADA REMAJA PUTRI ANEMIA Supriyatin1, Halisah2, M.Aryadi Arsyad3, Farid Husin4,Mardiana Ahmad5 ¹²35 Department of Midwifery Post Graduate School Hasanuddin University, Indonesia 4 Department of Midwifery Post Graduate School Padjadjaran University, Indonesia Latar Belakang Anemia pada remaja putri masih menjadi masalah kesehatan yang berkaitan dengan rendahnya asupan zat besi, vitamin B12, folat, serta pola makan yang tidak seimbang. Tablet Fe merupakan intervensi standar untuk memperbaiki anemia, namun efektivitasnya dapat dipengaruhi oleh kepatuhan konsumsi dan dukungan zat gizi lain. Kelakai (Stenochlaena palustris) merupakan tanaman lokal yang berpotensi mendukung perbaikan parameter hematologi, sehingga kombinasi tablet Fe dan ekstrak kelakai perlu dikaji sebagai intervensi pendamping dalam perbaikan anemia. Tujuan Menganalisis efektivitas kombinasi tablet Fe dan ekstrak kelakai (stenochlaena palustris) terhadap perbaikan anemia pada remaja putri anemia di Akademi Kebidanan Yaleka Maro Merauke. Metode Penelitian ini menggunakan desain quasi-experimental pretest posttest kontrol group design. Sebanyak 174 remaja putri anemia dibagi menjadi tiga kelompok, masing-masing 58 responden. Kelompok intervensi I diberikan kombinasi ekstrak kelakai 500 mg/hari dan tablet Fe 60 mg/hari selama dua bulan. Kelompok intervensi II diberikan ekstrak kelakai 500 mg/hari selama dua bulan. Kelompok kontrol diberikan tablet Fe 60 mg/hari selama dua bulan. Parameter anemia yang diukur meliputi hemoglobin, eritrosit, dan indeks eritrosit (MCV, MCH, dan MCHC) sebelum dan sesudah intervensi. Pemeriksaan laboratorium dilakukan oleh petugas laboratorium RSUD Merauke dengan pendampingan peneliti. Data dianalisis menggunakan paired sample t-test, One Way ANOVA, dan post hoc Bonferroni. Hasil Hasil uji paired sample t-test menunjukkan bahwa seluruh kelompok mengalami peningkatan signifikan pada kadar hemoglobin, eritrosit, dan indeks eritrosit setelah intervensi (p < 0,001). Hasil uji One Way ANOVA menunjukkan terdapat perbedaan peningkatan parameter hematologi yang bermakna antar kelompok (p < 0,001). Kelompok kombinasi ekstrak kelakai dan tablet Fe menunjukkan peningkatan hemoglobin tertinggi, yaitu dari 9,53 g/dL menjadi 12,63 g/dL dengan selisih peningkatan 3,08 g/dL. Pada kelompok tablet Fe, kadar hemoglobin meningkat dari 9,63 g/dL menjadi 12,06 g/dL, sedangkan pada kelompok ekstrak kelakai meningkat dari 9,56 g/dL menjadi 11,51 g/dL. Hasil uji post hoc Bonferroni menunjukkan terdapat perbedaan signifikan peningkatan hemoglobin antara kelompok kombinasi ekstrak kelakai dan tablet Fe dibandingkan kelompok ekstrak kelakai maupun kelompok tablet Fe tunggal (p < 0,001). Kesimpulan Kombinasi ekstrak kelakai (Stenochlaena palustris) dan tablet Fe lebih efektif dalam meningkatkan kadar hemoglobin dan memperbaiki parameter hematologi pada remaja putri anemia dibandingkan pemberian ekstrak kelakai saja maupun tablet Fe tunggal. Intervensi kombinasi ini berpotensi menjadi strategi pendamping berbasis bahan lokal dalam program perbaikan anemia pada remaja putri
| Item Type: | Thesis (Thesis) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kata kunci: anemia remaja putri; ekstrak kelakai; hemoglobin; indeks eritrosit; tablet Fe |
| Subjects: | R Medicine > RG Gynecology and obstetrics |
| Divisions (Program Studi): | Program Pascasarjana > Ilmu Kebidanan |
| Depositing User: | Unnamed user with username pklpkl |
| Date Deposited: | 20 Oct 2026 00:49 |
| Last Modified: | 20 Oct 2026 00:49 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/59809 |
