Rancang Bangun dan Implementasi Sistem Monitoring Suhu, Kelembapan, pH Air dan Kadar Nutrisi secara Real-Time pada Sistem Pertanaman Hidroponik Berbasis IoT


HIDAYAT, ANDI RESKY NUR (2026) Rancang Bangun dan Implementasi Sistem Monitoring Suhu, Kelembapan, pH Air dan Kadar Nutrisi secara Real-Time pada Sistem Pertanaman Hidroponik Berbasis IoT. D4 thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of V026221033-3cypJQtU5LuSi2Kf-20260817222057.pdf] Text
V026221033-3cypJQtU5LuSi2Kf-20260817222057.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract (Abstrak)

Latar Belakang. Keberhasilan sistem pertanaman hidroponik sangat bergantung pada kestabilan suhu, kelembapan udara, pH air, dan kadar nutrisi, sementara pemantauan manual membutuhkan waktu dan tenaga lebih serta rentan keterlambatan respon, sehingga diperlukan sistem monitoring berbasis Internet of Things (IoT) yang mampu memantau kondisi tersebut secara real-time. Tujuan. Penelitian ini bertujuan merancang, membangun, mengimplementasikan, serta menguji dan mengevaluasi kinerja sistem monitoring suhu, kelembapan, pH air, dan kadar nutrisi berbasis IoT pada sistem pertanaman hidroponik. Metode. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) model Borg & Gall meliputi identifikasi kebutuhan, perancangan sistem, kalibrasi sensor dengan regresi linier, pengujian, serta implementasi pada sistem hidroponik Nutrient Film Technique (NFT) di KWT Setia, Kota Makassar. Sistem dibangun menggunakan mikrokontroler ESP32-WROOM-32 Type-C terintegrasi dengan sensor DHT11 (suhu 0-50°C ±2°C, kelembapan 20-90% RH ±5% RH), sensor pH-4502C (rentang 0-14, akurasi ±0,1), dan sensor Gravity TDS DFRobot SEN0244 (0-1000 ppm, akurasi ±10%), dengan data ditampilkan pada LCD I2C, disimpan pada SD Card berpenanda waktu RTC DS3231, serta dikirim ke Platform ThingSpeak. Hasil. Seluruh komponen sistem berhasil bekerja terintegrasi sesuai rancangan. Hasil kalibrasi menunjukkan rata-rata error sensor DHT11 sebesar 6,8% (suhu) dan 3,4% (kelembapan), sensor pH sebesar 5,3%, serta sensor TDS sebesar 2,6%, dengan nilai R² di atas 0,90 pada seluruh sensor. Implementasi pada instalasi NFT menunjukkan sistem mampu menampilkan, menyimpan, dan mengirimkan data secara kontinu tanpa kehilangan data. Kesimpulan. Sistem monitoring hidroponik berbasis IoT yang dikembangkan berhasil dirancang, dikalibrasi, diimplementasikan, dan diuji dengan kinerja baik, sehingga layak digunakan sebagai prototipe alat bantu pemantauan kondisi hidroponik secara real-time.

Item Type: Thesis (D4)
Uncontrolled Keywords: Kata kunci: ESP32, Hidroponik, Internet of Things, Monitoring real-time, ThingSpeak.
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Vokasi > Teknologi Produksi Tanaman Pangan
Depositing User: Unnamed user with username pklpkl
Date Deposited: 20 Oct 2026 00:17
Last Modified: 20 Oct 2026 00:17
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/59788

Actions (login required)

View Item
View Item