ANALISIS MORFOMETRIK DAN KUALITAS MADU LEBAH ENDEMIK Apis binghami binghami PADA KETINGGIAN YANG BERBEDA DI SULAWESI SELATAN


NADI, JAENAR ADELIA (2026) ANALISIS MORFOMETRIK DAN KUALITAS MADU LEBAH ENDEMIK Apis binghami binghami PADA KETINGGIAN YANG BERBEDA DI SULAWESI SELATAN. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of M012232012-fulll.pdf] Text
M012232012-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract (Abstrak)

Latar Belakang. Lebah Apis binghami binghami berperan penting sebagai penyerbuk dan penghasil madu. A. b. binghami sebagai spesies endemik Sulawesi belum banyak dikaji terkait morfometrik dan hasil madunya, sehingga diperlukan penelitian untuk memahami hubungan adaptasi ekologis lebah dengan kualitas madu yang dihasilkan. Tujuan. Penelitian ini bertujuan: (1) menganalisis perbedaan karakter morfometrik lebah A. b. binghami pada ketinggian tempat yang berbeda di Sulawesi Selatan; (2) menganalisis kualitas madu A. b. binghami berdasarkan uji organoleptik pada tiga ketinggian tempat di Sulawesi Selatan; (3) menganalisis kualitas madu A. b. binghami berdasarkan uji laboratoris pada tiga ketinggian tempat sesuai SNI 8664:2024. Metode. Penelitian dilakukan pada tiga ketinggian tempat di Sulawesi Selatan pada Februari-September 2025. Data morfometrik dianalisis dengan Analysis of Varians (ANOVA) dan Principal Component Analysis (PCA). Kualitas madu diuji melalui uji organoleptik serta uji laboratoris berdasarkan SNI 8664:2024. Hasil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakter morfometrik lebah A. b. binghami berbeda nyata (p<0.5) antar ketinggian. Berdasarkan analisis PCA, karakter morfometrik menunjukkan kontribusi pada PC1 (80,22%) dan PC2 (5,03%). Hasil uji organoleptik, madu yang paling disukai yaitu madu pada dataran rendah (warna amber gelap, rasa manis pahit, kental, dan aroma tidak menyengat), sedangkan pada uji laboratoris, madu yang memenuhi SNI 8664:2024 yaitu madu pada dataran rendah dan sedang. Kesimpulan. Semakin tinggi lokasi maka semakin besar perbedaan karakter morfometrik lebah A. b. binghami, sedangkan madu yang paling disukai yaitu madu pada dataran rendah (memenuhi SNI).

Item Type: Thesis (Thesis)
Uncontrolled Keywords: A. b. binghami, morfometrik, ketinggian tempat, kualitas madu, SNI
Subjects: S Agriculture > SD Forestry
Divisions (Program Studi): Fakultas Kehutanan > Kehutanan
Depositing User: Unnamed user with username pklpkl
Date Deposited: 19 Oct 2026 03:13
Last Modified: 19 Oct 2026 03:13
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/59748

Actions (login required)

View Item
View Item