Penggunaan Label Pangan terhadap Keputusan Pembelian Makanan Ultra-Proses serta Konteks Lingkungan Obesogenik pada Anak Sekolah Dasar dengan Obesitas di Kota Makassar


IBRAHIM, RIZKA PRATIWI (2026) Penggunaan Label Pangan terhadap Keputusan Pembelian Makanan Ultra-Proses serta Konteks Lingkungan Obesogenik pada Anak Sekolah Dasar dengan Obesitas di Kota Makassar. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of K042242004-fullll.pdf] Text
K042242004-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (4MB)

Abstract (Abstrak)

Latar belakang. Obesitas anak merupakan masalah kesehatan dengan prevalensi meningkat di mana konsumsi minuman manis dan UPF yang tinggi gula, lemak, dan garam adalah pendorong utamanya. Meski label pangan dapat mempengaruhi pilihan makanan, pemahaman terkait efektivitasnya terbatas. Tujuan. Analisis hubungan pengetahuan dan penggunaan label pangan dengan konsumsi UPF, minuman manis, dan kecukupan zat gizi pada anak obesitas dan normal, identifikasi lingkungan obesogenik sekolah, serta eksplorasi persepsi orang tua. Metode. Mixed method dengan studi kuantitatif case-control melibatkan 402 anak SD di Makassar. Pengetahuan label dikategorikan, penggunaan label diukur dengan skala Likert 5 poin, dan penilaian konsumsi Semi Quantitative Food Frequency Questionnaire. Lingkungan sekolah dinilai dengan PSEA di 10 sekolah. Pendekatan kualitatif melalui wawancara mendalam pada 12 orang tua anak obesitas. Hasil. Pengetahuan label yang baik merupakan faktor protektif terhadap obesitas (OR = 0,177; p < 0,001). Namun, penggunaan label dalam keputusan pembelian sangat rendah dan tidak berbeda signifikan antar kelompok (p = 0,190) dan hanya 1,5% anak yang membeli UPF berdasarkan informasi pada label. Anak lebih memperhatikan elemen dasar label (kedaluwarsa, nama produk, halal) dan mengabaikan informasi gizi (<8%). Asupan UPF pada anak obesitas signifikan lebih tinggi (51% AKG energi vs 30% pada anak normal, p < 0,001) dan tidak berkorelasi dengan pengetahuan dan penggunaan label. Orang tua memiliki pemahaman label terbatas dan kesulitan mengontrol preferensi anak. Lingkungan sekolah bersifat obesogenik, 90% kantin didominasi UPF, 100% sekolah dikelilingi pedagang kaki lima, dan promosi makanan sehat minim. Kesimpulan. Obesitas anak merupakan hasil interaksi antara literasi gizi yang lemah di tingkat individu-keluarga dan lingkungan sekolah yang tidak mendukung.

Item Type: Thesis (Thesis)
Uncontrolled Keywords: Obesitas Anak, Label Pangan, Makanan Ultra-Proses, Lingkungan Obesogenik, Persepsi Orang Tua
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine
Divisions (Program Studi): Fakultas Kesehatan Masyarakat > Ilmu Gizi
Depositing User: Unnamed user with username pklpkl
Date Deposited: 19 Oct 2026 05:24
Last Modified: 19 Oct 2026 05:24
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/59732

Actions (login required)

View Item
View Item