Pengaruh Minuman Isotonik Modifikasi terhadap Daya Tahan Atlet Remaja Sepak Bola SMAN Khusus Keberbakatan Olahraga Provinsi Sulawesi Selatan


RAHMADANI, NURUL (2026) Pengaruh Minuman Isotonik Modifikasi terhadap Daya Tahan Atlet Remaja Sepak Bola SMAN Khusus Keberbakatan Olahraga Provinsi Sulawesi Selatan. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of K042232009-LSt9D4vrg6NBa8XM-20260715144929.pdf] Text
K042232009-LSt9D4vrg6NBa8XM-20260715144929.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract (Abstrak)

Latar Belakang: Kehilangan cairan sekitar 2% dan ketidakcukupan energi yang sering terjadi pada atlet remaja sepak bola dapat berdampak negatif terhadap performa fisik, sehingga diperlukan intervensi seperti minuman isotonik modifikasi untuk meningkatkan daya tahan atlet. Tujuan: Menganalisis pengaruh minuman isotonik modifikasi (air kelapa tua, jeruk manis, dan gula aren) terhadap daya tahan VO2max, otot perut, dan asupan energi atlet remaja sepak bola SMANKO. Metode: Penelitian ini menggunakan desain eksperimen Randomized Controlled Trial (RCT) dengan rancangan two-group pretest–posttest design yang dilakukan selama 15 hari, dengan 3 kali test, yaitu pre-test, hari ke-8, dan hari ke-15 intervensi. Sampel berjumlah 43 atlet sepak bola SMANKO (kelompok kontrol n=20 orang yang menerima air kelapa muda sebagai minuman isotonik alami, kelompok intervensi n=23 orang yang menerima minuman isotonik modifikasi). Daya tahan VO2max diukur menggunakan tes balke, daya tahan otot perut menggunakan tes sit-up, dan analisis asupan atlet menggunakan wawancara food recall 24 jam. Analisis data dilakukan yang menggunakan uji Paired T-Test dan Independent T-Test. Hasil: Karakteristik awal sebanding antara kedua kelompok (p > 0,05). Intervensi minuman isotonik modifikasi (air kelapa tua, gula aren, jeruk manis) berkontribusi pada asupan energi dan daya tahan VO2max antar waktu dan antar kelompok, dengan peningkatan asupan energi +660,9 kkal pada kelompok intervensi, sedangkan peningkatan daya tahan VO₂max 2,71 ml/kg.BB/menit pada kelompok intervensi. Selain itu, daya tahan otot perut meningkat antar waktu dan antar kelompok, namun perbedaan daya tahan otot perut antar kelompok tidak signifikan. Kesimpulan: Pemberian minuman isotonik modifikasi yang disertai edukasi gizi seimbang berkontribusi terhadap peningkatan asupan energi, VO₂max, dan daya tahan otot perut. Peningkatan rerata lebih tinggi pada kelompok intervensi dibandingkan kontrol, meskipun perbedaan daya tahan otot perut antar kelompok tidak signifikan.

Item Type: Thesis (Thesis)
Uncontrolled Keywords: Kata kunci: VO2max; daya tahan otot perut atlet; asupan energi atlet; air kelapa tua; jeruk manis; gula aren; minuman isotonik modifikasi
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine
Divisions (Program Studi): Fakultas Kesehatan Masyarakat > Ilmu Gizi
Depositing User: Unnamed user with username pklpkl
Date Deposited: 19 Oct 2026 06:29
Last Modified: 19 Oct 2026 06:29
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/59719

Actions (login required)

View Item
View Item