HUBUNGAN ANTARA ASUPAN ENERGI, AKTIVITAS FISIK, KETAHANAN PANGAN RUMAH TANGGA DENGAN KEJADIAN KEK PADA IBU HAMIL DI KABUPATEN TAKALAR


ASNIAR, . (2026) HUBUNGAN ANTARA ASUPAN ENERGI, AKTIVITAS FISIK, KETAHANAN PANGAN RUMAH TANGGA DENGAN KEJADIAN KEK PADA IBU HAMIL DI KABUPATEN TAKALAR. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of K042232002-LzB0UsO6dNRou7Zq-20260716202345.pdf] Text
K042232002-LzB0UsO6dNRou7Zq-20260716202345.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (7MB)

Abstract (Abstrak)

ABSTRAK ASNIAR. Hubungan Antara Asupan Energi, Aktivitas Fisik, Ketahanan Pangan Rumah Tangga Dengan Kejadian KEK Pada Ibu Hamil Di Kabupaten Takalar (dibimbing oleh Rahayu Indriasari dan Nurzakiah Hasan) Latar Belakang: Kekurangan Energi Kronik (KEK) pada ibu hamil masih menjadi permasalahan gizi utama di Indonesia. Kondisi ini disebabkan oleh ketidakseimbangan antara asupan energi dan kebutuhan tubuh dalan jangka panjang. Kabupaten Takalar, khususnya wilayah pesisir seperti Galesong Utara dan Galesong Selatan mnengalami peningkatan kasus KEK dari tahun 2023 ke 2024 sebesar 0,56%, meskipun wilayah ini memilki potensi pangan laut yang tinggi. Faktor yang diduga berperan antara lain asupan energi, aktivitas fisik, serta ketahanan pangan rumah tangga. Tujuan penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara asupan energi, aktivitas fisik dan ketahanan pangan rumah tangga dengan kejadian KEK pada ibu hamil di Kabupaten Takalar. Metode penelitian ini menggunakan desain cross sectional dengan jumlah sampel ibu hamil sebanyak 298 ibu hamil. Data asupan energi dikumpulkan melalui wawancara menggunakan kuesioner SQ FFQ, aktivitas fisik menggunakan kuesioner PAL dan ketahanan pangan rumah tangga menggunakan kuesioner HFIAS. Pengukuran status gizi dilakukan dengan lingkar lengan atas (LiLA) menggunakan batasan <23,5 cm indikator KEK. Analisis data meliputi uji univariat, bivariat menggunakan Chi-Square dan mulltivariat menggunakan regresi logistik ganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara asupan energi dengan kejadian KEK pada ibu hamil (p value 0,006). Sementara itu, aktivitas fisik (p value 1,000) dan ketahanan pangan rumah tangga (p value 0,065) dengan kejdian KEK pada ibu hamil menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan dengan kejadian KEK pada ibu hamil. Variabel yang paling berkontribusi terhadap kejadian KEK ada asupan energi dengan nilai p value 0,014 Odds Ratio (OR) sebesar 6,176 (CI 95%:1,444 – 26,411)) dan ketahanan pangan rumah tangga dengan p value 0,048 Odds Ratio (OR) sebesar 1,844 (CI 95%: 1,005 - 3,383). Kesimpulan: Asupan energi dan ketahanan pangan rumah tangga berhubungan signifikan dengan kejadian KEK pada ibu hamil di Kabupaten Takalar. upaya pencegahan KEK perlu difokuskan pada peningkatan kecukupan energi dan perbaikan akses pangan rumah tangga melalui pemantauan statu gizi secara berkala, penguatan ketahanan pangan local, serta pengaturan aktivitas fisik sesuai kapasitas ibu hamil di wilayah pesisir. Kata Kunci: asupan energi, aktivitas fisik, ketahanan pangan rumah tangga, kekurangan energi kronik (kek), wilayah pesisir.

Item Type: Thesis (Thesis)
Uncontrolled Keywords: Kata Kunci: asupan energi, aktivitas fisik, ketahanan pangan rumah tangga, kekurangan energi kronik (kek), wilayah pesisir.
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine
Divisions (Program Studi): Fakultas Kesehatan Masyarakat > Ilmu Gizi
Depositing User: Unnamed user with username pklpkl
Date Deposited: 19 Oct 2026 06:25
Last Modified: 19 Oct 2026 06:25
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/59717

Actions (login required)

View Item
View Item