TODE, SELVANI TALOMBA (2026) STUDI PERBURUAN DAN PERDAGANGAN SATWA LIAR DI KECAMATAN MANGKUTANA, KABUPATEN LUWU TIMUR. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
M031221011-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
Abstract (Abstrak)
Selvani Talomba Tode. Studi Perburuan dan Perdagangan Satwa Liar di Kecamatan Mangkutana, Kabupaten Luwu Timur (dibimbing oleh Risma Ila Maulany) Latar belakang Perburuan dan perdagangan satwa liar di sekitar kawasan konservasi merupakan salah satu bentuk interaksi manusia dengan satwa yang dapat memengaruhi kelestarian satwa liar dan keseimbangan ekosistem. Aktivitas ini umumnya berkaitan dengan kebutuhan konsumsi, ekonomi, serta kebiasaan masyarakat setempat. Tujuan Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas perburuan dan perdagangan satwa liar, jenis satwa yang diburu dan diperdagangkan, motif, aktor, dan rantai perdagangan, serta persepsi pemburu dan pedagang terhadap satwa liar, perburuan, perdagangan, dan konservasi. Metode Penelitian dilaksanakan pada Juli–Agustus 2025 di Desa Kasintuwu dan Desa Teromu, Kecamatan Mangkutana, Kabupaten Luwu Timur. Data dikumpulkan melalui wawancara menggunakan kuesioner terhadap 19 responden yang dipilih dengan teknik purposive sampling dan snowball sampling, kemudian dianalisis secara deskriptif menggunakan Microsoft Excel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh responden merupakan masyarakat yang pernah melakukan perburuan satwa liar dan sebagian di antaranya pernah memperdagangkan hasil buruan. Perburuan umumnya dilakukan secara berkelompok, telah dikenal lebih dari 10 tahun, dan didorong oleh hobi, konsumsi keluarga, serta kebiasaan turun-temurun. Satwa yang paling banyak diburu adalah babi hutan. Namun, aktivitas perburuan dan perdagangan saat ini telah menurun, bahkan sebagian responden tidak lagi melakukannya secara aktif akibat berkurangnya populasi satwa, adanya penyakit pada satwa, serta pembukaan lahan dan perubahan habitat. Kesimpulan Aktivitas perburuan dan perdagangan satwa liar di lokasi penelitian cenderung menurun dan tidak lagi dilakukan secara aktif oleh sebagian responden. Kondisi ini menunjukkan bahwa perubahan populasi satwa dan habitat memengaruhi intensitas perburuan dan perdagangan, sehingga upaya konservasi perlu diarahkan pada edukasi, penguatan pengawasan, dan penyediaan alternatif mata pencaharian bagi masyarakat.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Keyword : Perburuan satwa liar; perdagangan satwa liar; konservasi; persepsi masyarakat; Luwu Timur; Sulawesi. |
| Subjects: | S Agriculture > SD Forestry |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Kehutanan > Kehutanan |
| Depositing User: | Unnamed user with username pklpkl |
| Date Deposited: | 19 Oct 2026 02:00 |
| Last Modified: | 19 Oct 2026 02:00 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/59709 |
