ANALISIS NERACA AIR IRIGASI PADA DAERAH IRIGASI BISSUA KEC. POLOMBANGKENG UTARA KAB. TAKALAR


PATABAI, ANDI IQBAL (2021) ANALISIS NERACA AIR IRIGASI PADA DAERAH IRIGASI BISSUA KEC. POLOMBANGKENG UTARA KAB. TAKALAR. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
G41115306_skripsi cover1.png

Download (152kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1-2] Text (Bab 1-2)
G41115306_skripsi 1-2.pdf

Download (784kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
G41115306_skripsi dp.pdf

Download (429kB)
[thumbnail of Full Text] Text (Full Text)
G41115306_skripsi.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract (Abstrak)

ANDI IQBAL PATABAI (G411 15 306). Analisis Neraca Air Irigasi pada Daerah Irigasi Bissua Kec. Polombangkeng Utara Kab. Takalar di bawah bimbingan: SITTI NUR FARIDAH dan SAMSUAR
Latar Belakang penelitian ini adalah Bendung Bissua merupakan daerah tangkapan air yang dibangun untuk memenuhi kebutuhan masyarakat seperti penyediaan air minum, irigasi sawah dan sarana rekreasi di Kabupaten Takalar. Untuk mengantisipasi terjadinya defisit air yang dapat berakibat pada tidak tercukupinya kebutuhan dan ketersediaan air, maka dibutuhkan suatu analisis neraca air irigasi pada Daerah Irigasi Bissua. Tujuan dilakukannya penelitian ini yaitu untuk menghitung jumlah ketersediaan dan kebutuhan air irigasi pada Daerah Irigasi Bissua. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini, yakni dengan menghitung curah hujan efektif, evapotranspirasi aktual, evapotranspirasi potensial, debit andalan dengan metode mock, NFR sawah dan kebutuhan air irigasi bersih pada rentang tahun tertentu. Hasil penelitian ini menunjukkan ketersediaan air pada rentang bulan Desember hingga Januari cenderung lebih besar bahkan di atas kebutuhan air yang diperlukan untuk irigasi, dengan ketersediaan air tertinggi sebesar 62,21 m3/s. Sedangkan kebutuhan air tertinggi ditunjukkan pada rentang bulan Oktober dan November sebesar 15,31 m3/s dengan nilai ketersediaan air yang lebih rendah. Hal ini menunjukkan bahwa fenomena defisit air dapat terjadi pada rata-rata bulan Oktober hingga November karena tingkat kebutuhan air lebih besar dibanding ketersediaan air irigasi.
Kata Kunci: Bendung, Neraca Air, Irigasi

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Depositing User: S.Sos Rasman -
Date Deposited: 24 Aug 2021 01:52
Last Modified: 24 Aug 2021 01:52
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/5970

Actions (login required)

View Item
View Item