PENGARUH KETINGGIAN TEMPAT, UMUR POHON, DAN POSISI TANDAN TERHADAP PRODUKTIVITAS NIRA AREN (Arenga Pinnata Merr.) DI DESA TABBINGJAI, KEC. TOMBOLOPAO, KAB GOWA.


INDARTY, RIZKY AULIYAH (2026) PENGARUH KETINGGIAN TEMPAT, UMUR POHON, DAN POSISI TANDAN TERHADAP PRODUKTIVITAS NIRA AREN (Arenga Pinnata Merr.) DI DESA TABBINGJAI, KEC. TOMBOLOPAO, KAB GOWA. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of M011221108-full.pdf] Text
M011221108-full.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract (Abstrak)

Latar Belakang. Produktivitas nira aren dipengaruhi oleh faktor lingkungan, kondisi fisiologis tanaman, serta karakteristik organ produksi tanaman. Faktor-faktor seperti ketinggian tempat, umur pohon, dan posisi tandan diduga memiliki pengaruh terhadap jumlah nira yang dihasilkan karena berkaitan dengan kondisi tumbuh tanaman, aktivitas fisiologis, serta kelancaran aliran nira pada pohon aren. Dusun Tuhoi, Desa Tabbingjai, Kecamatan Tombolopao memiliki potensi produksi nira aren yang cukup besar, namun produktivitas setiap pohon menunjukkan perbedaan yang cukup bervariasi sehingga diperlukan kajian lebih lanjut mengenai faktor-faktor yang memengaruhi hasil produksi nira aren. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh ketinggian tempat, umur pohon, dan posisi tandan terhadap produktivitas nira aren (Arenga pinnata Merr.) serta menentukan faktor yang paling dominan memengaruhi produksi nira aren. Metode. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan teknik purposive sampling pada 15 pohon aren produktif. Data diperoleh melalui observasi, pengukuran langsung, dan wawancara, kemudian dianalisis menggunakan regresi linear berganda serta uji asumsi klasik. Hasil. Produktivitas nira aren berkisar antara 5–16 l/hari/pohon. Hasil analisis menunjukkan bahwa ketinggian tempat memiliki pengaruh tidak signifikan terhadap produktivitas nira aren dengan nilai p-value sebesar 0,05785 (p > 0,05). Sementara itu, umur pohon dan posisi tandan berpengaruh signifikan terhadap produktivitas nira aren dengan nilai p-value masing-masing sebesar 0,00545 dan 0,01656 (p < 0,05). Produktivitas tertinggi ditemukan pada pohon aren umur 13 tahun dengan posisi tandan menengah pada ketinggian 699 mdpl dengan rata-rata produksi mencapai 16 l/hari/pohon. Pohon aren umur 13–15 tahun cenderung menghasilkan produksi lebih tinggi dibandingkan umur lainnya, sedangkan posisi tandan menengah hingga atas memberikan hasil nira yang lebih optimal. Kesimpulan. Umur pohon dan posisi tandan berpengaruh signifikan terhadap produktivitas nira aren, sedangkan ketinggian tempat tidak berpengaruh nyata. Umur pohon merupakan faktor yang paling dominan dalam meningkatkan produktivitas nira aren karena pada fase umur produktif kondisi fisiologis tanaman berada pada tingkat optimal dalam menghasilkan nira.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: aren, produktivitas nira, ketinggian tempat, umur pohon, posisi tandan, regresi linear berganda
Subjects: S Agriculture > SD Forestry
Divisions (Program Studi): Fakultas Kehutanan > Kehutanan
Depositing User: Unnamed user with username pklpkl
Date Deposited: 16 Oct 2026 07:52
Last Modified: 16 Oct 2026 07:52
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/59666

Actions (login required)

View Item
View Item