Analisis Pengaruh Suhu dan Wadah Penyimpanan terhadap Stabilitas Riboflavin (Vitamin B2) pada Tepung Terigu Fortifikasi


NURFADILLA, BESSE (2026) Analisis Pengaruh Suhu dan Wadah Penyimpanan terhadap Stabilitas Riboflavin (Vitamin B2) pada Tepung Terigu Fortifikasi. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of K021221078-w4UMrq9C5DApRuZl-20260714215631.pdf] Text
K021221078-w4UMrq9C5DApRuZl-20260714215631.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (12MB)

Abstract (Abstrak)

Latar Belakang: Riboflavin (vitamin B2) merupakan salah satu mikronutrien yang ditambahkan pada tepung terigu fortifikasi, namun kestabilannya dapat menurun selama penyimpanan akibat pengaruh suhu dan jenis wadah. Tujuan:Menganalisis perubahan kadar riboflavin pada tepung terigu fortifikasi selama penyimpanan berdasarkan variasi suhu dan jenis wadah. Metode: Penelitian kuantitatif dengan desain pre-eksperimental yang dilaksanakan pada Januari–Februari 2026 di Laboratorium Bioternak Fakultas Peternakan dan Laboratorium Biofisik Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin. Sampel berupa tepung terigu fortifikasi dari satu merek yang dikombinasikan ke dalam enam perlakuan berdasarkan suhu (4–6°C, 25–30°C, dan 38–40°C) serta jenis wadah (plastik dan kaca) dengan dua kali ulangan. Kadar riboflavin diukur menggunakan metode Ultra Performance Liquid Chromatography (UPLC) sebelum dan sesudah penyimpanan selama 30 hari. Data dianalisis menggunakan uji Kruskal–Wallis. Hasil: Kadar awal riboflavin sebesar 0,44 mg/100 g dan menurun setelah penyimpanan. Kadar tertinggi diperoleh pada suhu ruang dalam wadah kaca (0,42 mg/100 g), sedangkan kadar terendah pada suhu tinggi dalam wadah plastik (0,23 mg/100 g). Suhu penyimpanan menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap kadar riboflavin pada suhu rendah (p=0,02), suhu ruang (p=0,02), dan suhu tinggi (p=0,01), sedangkan jenis wadah tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan, baik pada wadah plastik (p=0,08) maupun kaca (p=0,07). Kesimpulan: Suhu penyimpanan merupakan faktor yang lebih dominan dalam memengaruhi stabilitas riboflavin dibandingkan jenis wadah, dengan suhu tinggi menyebabkan penurunan kadar riboflavin paling besar.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: riboflavin, tepung terigu fortifikasi, suhu penyimpanan, jenis wadah, UPLC
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Kesehatan Masyarakat > Ilmu Gizi
Depositing User: Unnamed user with username pklpkl
Date Deposited: 16 Oct 2026 07:35
Last Modified: 16 Oct 2026 07:35
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/59655

Actions (login required)

View Item
View Item