TOGATOROP, PRISCILA J. E. T. (2026) ANALISIS DINAMIKA MODAL PENGHIDUPAN ANGGOTA KELOMPOK TANI HUTAN PASCA PEMBENTUKANNYA DI DESA BURASIA KECAMATAN BITTUANG, KABUPATEN TANA TORAJA. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
M011211063-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
Abstract (Abstrak)
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika modal penghidupan anggota Kelompok Tani Hutan (KTH) sebelum dan sesudah terbentuknya KTH di Desa Burasia, Kecamatan Bittuang, Kabupaten Tana Toraja. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya perhutanan sosial sebagai salah satu kebijakan strategis dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar kawasan hutan sekaligus menjaga keberlanjutan sumber daya hutan. Dalam konteks tersebut, keberadaan KTH diharapkan mampu menjadi wadah penguatan kelembagaan masyarakat, peningkatan akses legal terhadap sumber daya hutan, serta sarana pengembangan kapasitas dan penghidupan yang lebih berkelanjutan. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Agustus 2025 sampai April 2026 dengan menggunakan pendekatan deskriptif melalui metode campuran kuantitatif dan kualitatif. Data penelitian diperoleh melalui observasi, wawancara, kuesioner, dan studi literatur. Responden ditentukan menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan dengan pendekatan Sustainable Livelihoods Analysist yang mencakup lima modal penghidupan, yaitu modal manusia, modal alam, modal sosial, modal finansial, dan modal fisik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembentukan KTH memberikan perubahan terhadap dinamika modal penghidupan anggota. Sebelum terbentuknya KTH, sebagian besar indikator modal penghidupan berada pada kategori rendah, khususnya pada modal manusia, finansial, dan fisik. Setelah terbentuknya KTH, terjadi peningkatan pada beberapa aspek, terutama keterampilan, motivasi, kerja sama sosial, dan partisipasi anggota dalam kegiatan kelompok. Modal manusia mengalami peningkatan dari kategori rendah menjadi sedang, sedangkan modal sosial menunjukkan penguatan melalui meningkatnya kepercayaan, solidaritas, dan keaktifan anggota. Meskipun demikian, modal finansial dan modal fisik masih menghadapi sejumlah keterbatasan, terutama terkait akses permodalan, sarana produksi, dan dukungan infrastruktur. Secara umum, hasil penelitian menunjukkan bahwa KTH berperan dalam memperkuat kapasitas penghidupan masyarakat sekitar hutan, namun efektivitasnya masih memerlukan dukungan pendampingan, penguatan kelembagaan, serta kebijakan yang lebih berkelanjutan agar manfaat perhutanan sosial dapat dirasakan secara optimal.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | dinamika modal penghidupan, kelompok tani hutan, perhutanan sosial, Desa Burasia, penghidupan berkelanjutanan. |
| Subjects: | S Agriculture > SD Forestry |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Kehutanan > Kehutanan |
| Depositing User: | Unnamed user with username pklpkl |
| Date Deposited: | 16 Oct 2026 07:29 |
| Last Modified: | 16 Oct 2026 07:29 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/59652 |
