KAJIAN NARASI PENYAKIT DALAM FILM A LITTLE RED FLOWER = A STUDY OF ILLNESS NARRATIVES IN "A LITTLE RED FLOWER"


AULIA, PELANGIKU AULIA (2026) KAJIAN NARASI PENYAKIT DALAM FILM A LITTLE RED FLOWER = A STUDY OF ILLNESS NARRATIVES IN "A LITTLE RED FLOWER". Skripsi thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN.

[thumbnail of F091221026-fullll.pdf] Text
F091221026-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract (Abstrak)

Penelitian ini mengambil film A Little Red Flower 《送你一朵小红花》 sebagai objek penelitian untuk menganalisis representasi narasi penyakit dalam film, dengan berfokus pada stigma sosial, hubungan interpersonal, dan makna kehidupan yang tercermin melalui kisah para penyintas kanker. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk memahami bagaimana film tersebut membangun makna sosial mengenai kanker, yang tidak hanya dipandang sebagai suatu kondisi medis, tetapi juga sebagai pengalaman sosial dan budaya yang memengaruhi identitas, kondisi psikologis, serta kehidupan sehari-hari para pasien. Penelitian ini menggunakan metode analisis teks yang dipadukan dengan analisis struktur naratif dan metode studi kasus. Data penelitian diperoleh dari film A Little Red Flower, meliputi unsur visual, dialog antartokoh, serta struktur alur cerita. Selama proses penelitian, film ditonton berulang kali untuk mengidentifikasi dan menganalisis adegan-adegan penting yang berkaitan dengan narasi penyakit, stigma sosial, dukungan sosial, dan kesadaran akan makna kehidupan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa para pasien kanker dalam film tidak hanya mengalami penderitaan fisik akibat penyakit, tetapi juga menghadapi tekanan psikologis serta kecemasan identitas yang muncul dari lingkungan sosial dan keluarga. Stigma sosial terutama terlihat melalui perlakuan yang berbeda, sikap perlindungan yang berlebihan, serta pembatasan terhadap aktivitas sosial pasien. Di sisi lain, film juga menekankan pentingnya dukungan sosial, khususnya pengaruh positif dari pendampingan keluarga dan hubungan dengan teman sebaya terhadap proses pemulihan psikologis pasien. Secara khusus, hubungan emosional antara Wei Yihang dan Ma Xiaoyuan berperan penting dalam mengurangi rasa kesepian, meringankan tekanan psikologis, serta membangun kembali semangat dan kepercayaan diri dalam menjalani kehidupan. Selain itu, melalui gaya penceritaan yang realistis, film ini menggambarkan ketangguhan, harapan, dan keberanian para pasien dalam menghadapi penyakit, sekaligus menegaskan pentingnya nilai kehidupan dan hubungan antarmanusia. Film ini tidak hanya menampilkan penderitaan fisik akibat penyakit, tetapi juga merefleksikan kebutuhan emosional serta pergulatan batin yang dialami pasien dalam kehidupan sosial. Kesimpulannya, A Little Red Flower tidak hanya berfungsi sebagai media hiburan, tetapi juga memiliki nilai edukasi sosial yang penting. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa narasi penyakit dalam film dapat memengaruhi cara pandang masyarakat terhadap kesehatan, kehidupan, dan hubungan sosial, sehingga memiliki nilai yang penting dalam kajian komunikasi dan perfilman.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: narasi penyakit, stigma sosial, kanker, dukungan sosial, analisis film
Subjects: P Language and Literature > PN Literature (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Ilmu Budaya > Bahasa Mandarin dan Kebudayaan Tiongkok
Depositing User: Unnamed user with username pklpkl
Date Deposited: 16 Oct 2026 07:23
Last Modified: 16 Oct 2026 07:23
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/59645

Actions (login required)

View Item
View Item