Gambaran Volume ASI dan Pola Konsumsi Galaktagog Alami pada Ibu Menyusui di Wilayah Pesisir Galesong, Kabupaten Takalar


LUKMAN, ORYZA IFTITAH (2026) Gambaran Volume ASI dan Pola Konsumsi Galaktagog Alami pada Ibu Menyusui di Wilayah Pesisir Galesong, Kabupaten Takalar. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of K021221042-JptoeXjyTZB58Q2i-20260714020205.pdf] Text
K021221042-JptoeXjyTZB58Q2i-20260714020205.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract (Abstrak)

Latar Belakang. Produksi ASI yang optimal penting untuk mendukung keberhasilan menyusui dan pemenuhan kebutuhan gizi bayi. Salah satu faktor yang berperan dalam produksi ASI adalah konsumsi galaktagog alami yang berasal dari pangan maupun herbal. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran volume ASI dan pola konsumsi galaktagog alami pada ibu menyusui di wilayah pesisir Galesong, Kabupaten Takalar. Metode. Penelitian menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel sebanyak 88 ibu menyusui bayi usia 2–6 bulan di wilayah pesisir Galesong yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Data volume ASI diukur menggunakan rumus estimasi berdasarkan frekuensi dan durasi menyusui, sedangkan data pola konsumsi galaktagog alami dikumpulkan menggunakan kuesioner Semi Quantitative Food Frequency Questionnaire (SQ-FFQ). Data dianalisis secara univariat dan disajikan dalam bentuk tabel distribusi frekuensi, rerata, dan persentase. Hasil. Rata-rata volume ASI pada ibu dengan bayi usia 2–3 bulan sebesar 663,21 mL/hari, sedangkan pada ibu dengan bayi usia 4–6 bulan sebesar 781,20 mL/hari. Jenis galaktagog alami yang paling banyak dikonsumsi adalah bayam, daun kelor, jantung pisang, dan pepaya. Daun kelor merupakan galaktagog yang paling sering dikonsumsi, diikuti oleh bayam dan jantung pisang. Berdasarkan jumlah konsumsi, pepaya merupakan galaktagog yang paling banyak dikonsumsi. Sebagian besar galaktagog alami diolah dengan cara direbus dan dikonsumsi sebagai sayuran, sedangkan konsumsi galaktagog herbal relatif rendah. Kesimpulan. Volume ASI pada ibu menyusui di wilayah pesisir Galesong bervariasi menurut usia bayi. Pola konsumsi galaktagog alami didominasi oleh pangan lokal, khususnya daun kelor, bayam, dan jantung pisang, dengan metode pengolahan utama berupa perebusan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Laktasi, Menyusui, Pangan Fungsional, Frekuensi Konsumsi, Pesisir, Ibu Postpartum
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Kesehatan Masyarakat > Ilmu Gizi
Depositing User: Unnamed user with username pklpkl
Date Deposited: 16 Oct 2026 07:09
Last Modified: 16 Oct 2026 07:09
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/59631

Actions (login required)

View Item
View Item