Analisis Penempatan Femtocell 5G pada Gedung Bertingkat Menggunakan Algoritma Metaheuristik Berbasis COST-231 Multiwall


BAKRI, NURUL KHOVIVA ANASTASYA PUTRI (2026) Analisis Penempatan Femtocell 5G pada Gedung Bertingkat Menggunakan Algoritma Metaheuristik Berbasis COST-231 Multiwall. Thesis thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN.

[thumbnail of D032241010-sxn2zmYTDWp96U5S-20260821065955.pdf] Text
D032241010-sxn2zmYTDWp96U5S-20260821065955.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract (Abstrak)

Latar Belakang. Penempatan femtocell 5G pada gedung bertingkat menghadapi berbagai tantangan, seperti kemacetan trafik, interferensi akibat tumpang tindih cakupan, peningkatan konsumsi energi dan biaya jaringan, serta potensi munculnya area blank spot. Tantangan ini semakin kompleks akibat propagasi multi-dinding, perbedaan karakteristik antar lantai, dan tuntutan pemerataan kualitas layanan. Tujuan. Penelitian ini bertujuan menganalisis penempatan Femtocell Access Point (FAP) pada jaringan 5G indoor multi lantai di Gedung Classroom Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin agar memenuhi target cakupan per lantai dengan jumlah FAP yang efisien. Metode. Metode yang diusulkan mengintegrasikan pemodelan lingkungan indoor menggunakan model propagasi COST-231 Multiwall dengan algoritma metaheuristik Flower Pollination Algorithm (FPA) dan Slime Mold Algorithm (SMA), serta Particle Swarm Optimization (PSO) sebagai pembanding. Simulasi dilakukan menggunakan MATLAB dan Radiowave Propagation Simulator (RPS) berbasis ray-tracing. Evaluasi kinerja mencakup cakupan per lantai dan global, Reference Signal Received Power (RSRP), Signal-to-Interference-plus-Noise Ratio (SINR), karakteristik konvergensi, jumlah FAP aktif, dan waktu komputasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SMA menghasilkan cakupan global tertinggi sebesar 93,19% dengan waktu komputasi tercepat sebesar 30.398,74 detik, serta menurunkan area SINR buruk dari 7,41% menjadi 2,61% pada simulasi RPS. Sementara itu, FPA memberikan distribusi RSRP paling optimal dengan penurunan area sinyal buruk dari 7,40% menjadi 2,14%. Kesimpulan. Hasil ini menegaskan bahwa algoritma metaheuristik berbasis model COST-231 Multiwall efektif untuk penempatan jaringan femtocell 5G indoor pada gedung bertingkat.

Item Type: Thesis (Thesis)
Uncontrolled Keywords: 5G indoor, penempatan femtocell, algoritma metaheuristik, penyerbukan bunga, jamur lendir, dan peningkatan kualitas sinyal.
Subjects: T Technology > TK Electrical engineering. Electronics Nuclear engineering
Divisions (Program Studi): Fakultas Teknik > Teknik Elektro
Depositing User: Unnamed user with username takdim
Date Deposited: 19 Oct 2026 01:26
Last Modified: 19 Oct 2026 01:26
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/59623

Actions (login required)

View Item
View Item