Hubungan Body image dan Perilaku Makan (Frekuensi dan Jumlah Konsumsi Energi) dengan Status Gizi Remaja di SMA Negeri 9 Makassar dan SMA Islam Al-Azhar 12 Makassar


ZUHRIAH, PUTRI JASMINE (2026) Hubungan Body image dan Perilaku Makan (Frekuensi dan Jumlah Konsumsi Energi) dengan Status Gizi Remaja di SMA Negeri 9 Makassar dan SMA Islam Al-Azhar 12 Makassar. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of K021221020-3WgTekKIMFo0q1ha-20260715145632.pdf] Text
K021221020-3WgTekKIMFo0q1ha-20260715145632.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract (Abstrak)

Latar Belakang. Remaja di Indonesia, termasuk di Kota Makassar, saat ini menghadapi tantangan kesehatan serius berupa triple burden of malnutrition yang mencakup masalah kekurangan gizi, kelebihan gizi, dan defisiensi zat gizi mikro. Body image remaja diduga menjadi salah satu determinan yang berkaitan dengan perilaku makan dan status gizinya. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan body image dan perilaku makan (frekuensi dan jumlah konsumsi energi) dengan status gizi remaja di SMA Negeri 9 Makassar dan SMA Islam Al-Azhar 12 Makassar. Metode. Penelitian observasional analitik dengan desain cross-sectional dengan sampel sebanyak 281 remaja, teknik pengambilan sampel menggunakan proportional random sampling. Data diukur denan menggunakan kuesioner Semi Quantitative Food Frequency Questionnaire (SQ-FFQ), Multidimensional Body-Self Relations Questionnaire Appearance Scales (MBSRQ-AS) dan pengukuran antropometri. Analisis data dilakukan menggunakan uji chi-square. Hasil. Prevalensi gizi kurang sebanyak 11%, dan gizi lebih 25,6%. Mayoritas responden memiliki body image positif (67,6%) dan body image negatif (32,4%). Pada perilaku makan, sebagian besar responden berada pada frekuensi konsumsi energi jarang 54,8% dan jumlah konsumsi kurang (61,6%). Hasil uji statistik menunjukkan terdapat hubungan body image dengan status gizi (p <0,001), sedangkan frekuensi konsumsi (p <0,443), dan jumlah konsumsi (p <0,744) tidak berhubungan dengan status gizi remaja. Kesimpulan. Remaja dengan masalah status gizi cenderung cukup tinggi, begitupun pada remaja dengan body image negatif, frekuensi konsumsi energi jarang dan jumlah konsumsi energi yang kurang. Penelitian ini menunjukkan pentingnya memperhatikan status gizi serta memperhatikan perilaku makan sebagai upaya menciptakan body image positif pada remaja.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Status Gizi, Body image, Perilaku Makan, Frekuensi Konsumsi, Jumlah Konsumsi Energi
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Kesehatan Masyarakat > Ilmu Gizi
Depositing User: Unnamed user with username pklpkl
Date Deposited: 16 Oct 2026 07:04
Last Modified: 16 Oct 2026 07:04
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/59605

Actions (login required)

View Item
View Item