EFEKTIVITAS 6-BENZYLAMINOPURINE PADA MEDIA DRIVER AND KUNIYUKI WALNUT TERHADAP INISIASI BENIH Acacia crassicarpa


NURHAMDANA, . (2026) EFEKTIVITAS 6-BENZYLAMINOPURINE PADA MEDIA DRIVER AND KUNIYUKI WALNUT TERHADAP INISIASI BENIH Acacia crassicarpa. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of M021221055-qMK25eQcB9OYVjt4-20260818170315.pdf] Text
M021221055-qMK25eQcB9OYVjt4-20260818170315.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract (Abstrak)

Acacia crassicarpa merupakan komoditas utama industri pulp dan kertas di Indonesia, namun penyediaan bibit unggul secara konvensional masih terkendala tingginya heterogenitas genetik hasil perbanyakan generatif, sedangkan pengaruh kombinasi media Driver and Kuniyuki Walnut (DKW) dengan berbagai konsentrasi BAP terhadap inisiasi benihnya secara in vitro belum banyak dikaji. Penelitian ini bertujuan mengetahui respons inisiasi dan pertumbuhan awal benih A. crassicarpa secara in vitro terhadap berbagai taraf konsentrasi BAP pada media DKW, serta menentukan konsentrasi paling efektif. Metode. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap nonfaktorial dengan lima taraf konsentrasi BAP (0; 0,5; 1; 1,5; dan 2 ppm), masing-masing 7 ulangan. Pengamatan meliputi waktu muncul tunas, persentase eksplan bertunas, jumlah daun, tinggi tanaman, serta persentase eksplan hidup, mati, dan terkontaminasi selama 45 hari setelah tanam. Perlakuan DKW + BAP 0,5 ppm (AD1) memacu tunas lebih cepat (10,4 HST) dibandingkan kontrol (14,3 HST), dengan jumlah daun (3,00 helai) dan tinggi planlet (5,93 cm) lebih unggul daripada kontrol (2,57 helai; 4,60 cm), namun seluruh perbedaan tersebut belum signifikan secara statistik (p > 0,05) berdasarkan uji Mann-Whitney U dan Independent Samples t-Test. Konsentrasi BAP ≥ 1 ppm (AD2-AD4) justru menghambat inisiasi tunas hingga akhir pengamatan, dengan sebagian besar eksplan mati atau terkontaminasi. BAP 0,5 ppm pada media DKW terbukti mendukung inisiasi dan pertumbuhan awal benih A. crassicarpa secara in vitro, namun belum signifikan secara statistik, sedangkan konsentrasi lebih tinggi bersifat menghambat.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Acacia crassicarpa; BAP; DKW; inisiasi; kultur jaringan.
Subjects: S Agriculture > SD Forestry
Divisions (Program Studi): Fakultas Kehutanan > Rekayasa Kehutanan
Depositing User: Unnamed user with username pklpkl
Date Deposited: 16 Oct 2026 02:16
Last Modified: 16 Oct 2026 02:16
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/59586

Actions (login required)

View Item
View Item