YD, ALPITO (2026) HUBUNGAN KUALITAS HABITAT DAN FREKUENSI TURUN KE JALAN MACACA MAURA DI TAMAN NASIONAL BANTIMURUNG BULUSARAUNG. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
M031211014-l0FdaI6hxnYH19U4-20260818174001.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
Abstract (Abstrak)
Latar belakang. Aktivitas turun ke jalan pada Macaca maura merupakan salah satu bentuk respons perilaku terhadap kondisi habitat dan ketersediaan sumber pakan. Habitat dengan kualitas yang rendah diduga mendorong primata memanfaatkan sumber pakan antropogenik yang tersedia di tepi jalan. Tujuan. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara kualitas habitat yang direpresentasikan oleh kelimpahan pohon pakan dengan frekuensi turun ke jalan pada tiga kelompok M. maura di Hutan Karaenta, Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung. Metode. Penelitian dilakukan pada Kelompok G, B, dan C selama Maret 2025–Januari 2026. Data kemunculan M. maura di tepi jalan dikumpulkan melalui observasi langsung setiap jam dari pukul 08.00–17.00. Kualitas habitat dianalisis menggunakan data vegetasi dari plot permanen yang berada di dalam daerah jelajah masing-masing kelompok, dengan parameter utama berupa luas bidang dasar (LBD) pohon pakan dan kerapatan vegetasi. Data dianalisis menggunakan Analysis of Variance (ANOVA) untuk menguji perbedaan antar kelompok. Hasil. Kelompok B menunjukkan frekuensi turun ke jalan tertinggi sebanyak 233 kali selama periode pengamatan, diikuti Kelompok C sebanyak 199 kali dan Kelompok G sebanyak 145 kali. Kelompok G yang memiliki kelimpahan pohon pakan tertinggi menunjukkan frekuensi turun ke jalan paling rendah, sedangkan Kelompok B yang memiliki kelimpahan pohon pakan terendah menunjukkan frekuensi turun ke jalan paling tinggi. Pola ini mengindikasikan bahwa keterbatasan sumber pakan alami mendorong pemanfaatan sumber pakan antropogenik di tepi jalan. Selain kualitas habitat, perilaku pemberian pakan oleh manusia diduga turut memengaruhi intensitas kemunculan M. maura di jalan. Kesimpulan. Kualitas habitat berhubungan dengan frekuensi turun ke jalan M. maura, di mana habitat dengan kelimpahan pohon pakan yang lebih tinggi cenderung menurunkan frekuensi pemanfaatan sumber pakan antropogenik di tepi jalan. Hasil penelitian ini menunjukkan pentingnya pengelolaan habitat melalui peningkatan ketersediaan pohon pakan untuk mengurangi interaksi negatif antara manusia dan M. maura.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Macaca maura, kualitas habitat, pohon pakan, perilaku turun ke jalan, pakan antropogenik, Hutan Karaenta. |
| Subjects: | S Agriculture > SD Forestry |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Kehutanan > Kehutanan |
| Depositing User: | Unnamed user with username pklpkl |
| Date Deposited: | 14 Oct 2026 05:58 |
| Last Modified: | 14 Oct 2026 05:58 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/59578 |
