PERGESERAN IDENTITAS SEKOLAH KATOLIK DI MAKASSAR PADA TAHUN 1937-1961 = THE SHIFTING IDENTITY OF CATHOLIC SCHOOLS IN MAKASSAR 1937-1961


SAUNG, ELSA STEFHANIE SAUNG (2026) PERGESERAN IDENTITAS SEKOLAH KATOLIK DI MAKASSAR PADA TAHUN 1937-1961 = THE SHIFTING IDENTITY OF CATHOLIC SCHOOLS IN MAKASSAR 1937-1961. Skripsi thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN.

[thumbnail of F061221037-fulll.pdf] Text
F061221037-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (12MB)

Abstract (Abstrak)

Skripsi ini membahas terkait pergeseran identitas yang terjadi pada Sekolah Katolik yang ada di Makassar pada periode 1937-1961. Penelitian dilakukan bertujuan untuk menjelaskan faktor-faktor yang melatarbelakangi pemisahan antara pendidikan putra dan putri dalam sistem pendidikan Katolik sebelum kemerdekaan serta menganlisis proses pengalihan kepengurusan sekolah Katolik dari para misionaris asing kepada tenaga Gereja lokal. Skripsi ini menggunakan konsep identitas lembaga pendidikan dan indonesianisasi Gereja Katolik untuk memahami perubahan yang terjadi dalam konteks sosial, politik, dan keagamaan. Metode yang digunakan adalah metode sejarah yang meliputi heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi. Sumber penelitian yang digunakan didapatkan dari arsip gereja di masa kolonial, dokumen Gereja Katolik, laporan misi, serta wawancara dengan narasumber yang memiliki keterkaitan dengan perkembangan pendidikan dan misi Katolik di Makassar. Hasil penelitian yang didaptkan menunjukan bahwa pemisahan pendidikan putra dan putri merupakan bagian dari tradisi pendidikan Katolik Roma yang disesuaikan untuk membentuk peserta didik dengan peran gender yang berbeda dalam masyarakat. Setelah kemerdekaan, sistem tersebut mulai ditinggalkan akibat meningkatnya jumlah murid, keterbatasan tenaga pengajar, dan tuntutan efisiensi pendidikan. Penelitian ini juga menemukan bahwa pengalihan kepengurusan sekolah dari misionaris Congregatio Fratrum Beatae Mariae Virginis Matris Misericordiae (CICM) kepada imam diosesan dan Frater Hamba-Hamba Kristus (HHK) terjadi sebagai respons terhadap kebijakan nasional, proses indonesianisasi Gereja, serta kebutuhan akan pengelolaan pendidikan yang lebih mandiri. Dengan demikian, pergeseran identitas sekolah Katolik di Makassar mencerminkan transformasi dari lembaga pendidikan bercorak Eropa religius menuju institusi pendidikan Katolik yang lebih nasional, inklusif, dan terintegrasi dengan sistem pendidikan Indonesia.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Pendidikan Katolik, Misionaris, Makassar, Indonesianisasi
Subjects: P Language and Literature > PN Literature (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Ilmu Budaya > Ilmu Sejarah
Depositing User: Unnamed user with username pklpkl
Date Deposited: 14 Oct 2026 05:46
Last Modified: 14 Oct 2026 05:46
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/59567

Actions (login required)

View Item
View Item