AKTIVITAS PEREMPUAN DALAM PENGELOLAAN HUTAN KEMASYARAKATAN (STUDI KASUS KTH BATU LOHE, DUSUN TUHOI, DESA TABBINJAI, KECAMATAN TOMBOLO PAO, KABUPATEN GOWA)


SILVIA, AYU (2026) AKTIVITAS PEREMPUAN DALAM PENGELOLAAN HUTAN KEMASYARAKATAN (STUDI KASUS KTH BATU LOHE, DUSUN TUHOI, DESA TABBINJAI, KECAMATAN TOMBOLO PAO, KABUPATEN GOWA). Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of M011221047-GE2z8TW9sRqkmgi7-20260812144303.pdf] Text
M011221047-GE2z8TW9sRqkmgi7-20260812144303.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract (Abstrak)

Perhutanan sosial merupakan program pengelolaan hutan yang melibatkan masyarakat sebagai pelaku utama, salah satunya melalui skema Hutan Kemasyarakatan (HKm). Di KTH Batu Lohe, Dusun Tuhoi, Desa Tabbinjai, Kecamatan Tombolo pao, Kabupaten Gowa, perempuan berperan aktif dalam pemanfaatan hasil hutan bukan kayu, seperti pengolahan gula aren, kopi, dan getah pinus, namun keterlibatan mereka dalam struktur kelembagaan kelompok masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk aktivitas perempuan dalam pengolahan HKm serta mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi aktivitas tersebut. Penelitian dilaksanakan pada Desember 2025 sampai Juli 2026 menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik sensus terhadap seluruh anggota perempuan KTH Batu Lohe, yaitu sebanyak 6 orang. Data dikumpulkan melalui observasi lapangan, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukan perempuan terlibat dalam dua bentuk aktivitas utama, yaitu aktivitas produktif berupa pengolahan hasil hutan, seperti mengolah nira menjadi gula aren, menyortir kopi, dan membersihkan wadah penyadapan getah pinus serta aktivitas reproduktif berupa pengolahan keuangan rumah tangga dari hasil penjualan komoditas tersebut. Keterlibatan perempuan paling dominan pada pengolahan gula aren, sedangkan pada kopi dan getah pinus bersifat parsial. Aktivitas perempuan dipengaruhi oleh faktor ekonomi, norma sosial dan budaya, pembagian kerja berbasis gender, serta tingkat pendidikan. Penelitian ini menunjukan bahwa perempuan memiliki kontribusi penting secara ekonomi, ekologis, dan sosial dalam keberlangsungan pengolahan HKm, meskipun peran tersebut belum sepenuhnya diakui secara kelembagaan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: perempuan, perhutanan sosial, hutan kemasyarakatan, aktivitas, KTH Batu Lohe
Subjects: S Agriculture > SD Forestry
Divisions (Program Studi): Fakultas Kehutanan > Kehutanan
Depositing User: Unnamed user with username pklpkl
Date Deposited: 14 Oct 2026 05:44
Last Modified: 14 Oct 2026 05:44
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/59564

Actions (login required)

View Item
View Item