SALSABILA, MAUDI AINUN (2026) Hubungan Kelelahan Dan Gangguan Konsentrasi Terhadap Kinerja Pekerja Apron Movementcontrol (Amc)Di Bandara International Sultan Hasanuddin Makassar. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
K011221198-MuNZT4G6fyDCr39F-20260713160754.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (9MB)
Abstract (Abstrak)
Latar Belakang. Petugas Apron Movement Control (AMC) bekerja dalam lingkungan operasional yang padat dan dinamis dengan tuntutan ketelitian dan konsentrasi tinggi. Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan kelelahan kerja dan gangguan konsentrasi yang dapat memengaruhi kinerja. Kelelahan dan gangguan konsentrasi yang tidak dikelola dengan baik dapat meningkatkan risiko kesalahan operasional serta menurunkan efisiensi kerja di area apron. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kelelahan dan gangguan kons entrasi terhadap kinerja pekerja Apron Movement Control (AMC) di Bandara International Sultan Hasanuddin Makassar. Metode. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain observasional analitik menggunakan pendekatan cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pekerja AMC sebanyak 40 orang, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan exhaustive sampling sehingga diperoleh 40 responden. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner Subjective Self Rating Test (SSRT) untuk kelelahan, Grid Concentration Test untuk konsentrasi, serta kuesioner kinerja Wilkinson dan Birmingham. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square dan Fisher’s Exact Test dengan tingkat signifikansi 0,05. Hasil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden mengalami kelelahan ringan (92,5%), mengalami gangguan konsentrasi (75,0%), dan memiliki kinerja kurang baik (60,0%). Uji statistik menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara kelelahan dengan kinerja (p = 0,262). Namun, terdapat hubungan yang signifikan antara gangguan konsentrasi dengan kinerja (p = 0,000). Kesimpulan. Gangguan konsentrasi memiliki hubungan yang signifikan terhadap kinerja pekerja AMC, sedangkan kelelahan tidak memiliki hubungan yang signifikan terhadap kinerja. Disarankan agar pihak manajemen mengoptimalkan pengendalian faktor-faktor yang memengaruhi konsentrasi pekerja, mengingat konsentrasi memiliki hubungan signifikan terhadap kinerja, sehingga peningkatan konsentrasi diharapkan dapat meningkatkan kinerja pekerja Apron Movement Control (AMC).
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kata Kunci : AMC, Gangguan Konsentrasi, Kelelahan, Kinerja |
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Kesehatan Masyarakat > Kesehatan Masyarakat |
| Depositing User: | Unnamed user with username pklpkl |
| Date Deposited: | 13 Oct 2026 03:08 |
| Last Modified: | 13 Oct 2026 03:08 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/59475 |
