REPRESENTASI MISTISISME DAN NILAI BUDAYA DAYAK DALAM NOVEL PARANG MAYA: PERANG SANTET DI TANAH KERAMAT KARYA ACHMAD BENBELA = REPRESENTATION OF DAYAK MYSTICISM AND CULTURAL VALUES IN ACHMAD BENBELA’S NOVEL PARANG MAYA: PERANG SANTET DI TANAH KERAMAT


NINGSIH, SULASTI NINGSIH (2026) REPRESENTASI MISTISISME DAN NILAI BUDAYA DAYAK DALAM NOVEL PARANG MAYA: PERANG SANTET DI TANAH KERAMAT KARYA ACHMAD BENBELA = REPRESENTATION OF DAYAK MYSTICISM AND CULTURAL VALUES IN ACHMAD BENBELA’S NOVEL PARANG MAYA: PERANG SANTET DI TANAH KERAMAT. Thesis thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN.

[thumbnail of F032231001-fulllll.pdf] Text
F032231001-fulllll.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract (Abstrak)

SULASTI NINGSIH. Representasi Mistisisme dan Nilai Budaya Dayak dalam Novel Parang Maya: Perang Santet di Tanah Keramat Karya Achmad Benbela (dibimbing oleh Fathu Rahman dan AB. Takko Bandung). Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan (1) praktik mistisisme Dayak yang direpresentasikan dalam novel Parang Maya: Perang Santet di Tanah Keramat menggunakan perspektif mistisisme Niels Mulder dan (2) nilai-nilai budaya Dayak yang ditampilkan secara kontekstual dalam novel tersebut. Penelitian ini adalah jenis penelitian kualitatif dengan menggunakan teori antropologi sastra. Sumber data penelitian ini berupa novel Parang Maya: Perang Santet di Tanah Keramat karya Achmad Benbela, sedangkan data penelitian ini berupa data verbal yang berkaitan dengan praktik mistisisme dan nilai budaya. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi teknik baca, teknik catat, dan teknik pustaka. Teknik analisis data yang digunakan, yaitu deskriptif interpretatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik mistisisme Dayak dalam novel tersebut direpresentasikan melalui struktur berlapis yang mengacu pada tahapan mistisisme Mulder, yaitu (a) tahap syariat yang dibuktikan melalui tindakan kepatuhan terhadap pranata adat tanpa melibatkan ritual batin, contohnya kepercayaan terhadap figur berotoritas gaib; dan (b) tahap tarekat yang dibuktikan melalui pelaksanaan ritual-ritual terstruktur yang melibatkan penggunaan mantra dan media sakral sebagai sarana untuk berinteraksi dengan kekuatan gaib. Selain itu, penelitian ini juga menunjukkan bahwa nilai budaya Dayak dalam novel hadir melalui relasi manusia dengan Tuhan, alam, masyarakat, orang lain, dan diri sendiri yang tidak semata-mata ditampilkan sebagai keharmonisan ideal, tetapi dalam konteks tertentu tampak melalui ketegangan.

Item Type: Thesis (Thesis)
Uncontrolled Keywords: Antropologi sastra, nilai budaya, novel Parang Maya, mistisisme Dayak
Subjects: P Language and Literature > PN Literature (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Ilmu Budaya > Sastra Indonesia
Depositing User: Unnamed user with username pklpkl
Date Deposited: 13 Oct 2026 03:28
Last Modified: 13 Oct 2026 03:28
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/59453

Actions (login required)

View Item
View Item