TERIANDY, VINCENT KOESRI (2026) Analisis Kegagalan Produksi Batubara Menggunakan Fuzzy Failure Modes and Effects Analysis dan Fault Tree Analysis di PT Karya Kembar Bersama. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
D111211056-ZmTVCDxnJaF4KLq2-20260814111241.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
Abstract (Abstrak)
PT Karya Kembar Bersama menghadapi tantangan signifikan dalam mencapai target produksi batubara sebesar 300.000 ton/bulan, di mana realisasi produksi hanya mencapai 29,41%. Rendahnya capaian ini dipicu oleh dominasi waktu hambatan operasional sebesar 49%, dengan waktu standby alat mencapai 40% dari total waktu kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi mode kegagalan utama, menentukan peringkat risiko, dan menghitung probabilitas penyebab kegagalan produksi menggunakan metode Fuzzy Failure Modes and Effects Analysis (Fuzzy FMEA) dan Fault Tree Analysis (FTA). Integrasi Mamdani Fuzzy Inference System dalam FMEA dilakukan untuk meminimalkan subjektivitas penilaian risiko melalui transformasi variabel linguistik menjadi nilai kuantitatif yang lebih akurat. Hasil analisis Fuzzy FMEA menempatkan kondisi jalan angkut kurang memenuhi standar sebagai deviasi paling kritis dengan nilai Fuzzy Risk Priority Number (FRPN) tertinggi sebesar 720. Hasil ini didukung oleh analisis Fault Tree Analysis (FTA) yang menunjukkan bahwa kondisi jalan angkut memiliki probabilitas kegagalan tunggal terbesar yaitu 16%. Secara akumulatif, faktor lingkungan dan mekanis menjadi penyumbang utama kegagalan dengan kontribusi masing-masing sebesar 30% dan 31%. Temuan ini mengonfirmasi bahwa rendahnya Effective Utilization (EU) dan Use of Availability (UA) tidak disebabkan oleh kekurangan unit fisik, melainkan oleh kondisi infrastruktur jalan yang bergelombang dan kurang lebar, yang memicu peningkatan cycle time rata-rata hingga 45,99 menit per siklus. Konvergensi kedua metode ini menjadi acuan bagi manajemen perusahaan untuk memprioritaskan rekonstruksi geometri jalan dan perawatan permukaan jalan secara berkala menggunakan unit support tambahan. Implementasi langkah mitigasi ini diharapkan mampu meminimalkan waktu standby dan mengoptimalkan kinerja armada untuk mencapai target produksi perusahaan sesuai standar Kepmen ESDM No. 1827 Tahun 2018.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Subjects: | T Technology > T Technology (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Teknik > Teknik Pertambangan |
| Depositing User: | Nasyir Nompo |
| Date Deposited: | 13 Oct 2026 03:14 |
| Last Modified: | 13 Oct 2026 03:14 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/59443 |
