ADZKIA, SAFIRAH (2026) DETERMINAN GEJALA DEPRESI PADA PENDERITA TUBERKULOSIS DENGAN KOMORBIDITAS DIABETES MELITUS (TB-DM) DI KOTA MAKASSAR TAHUN 2026. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
K011221168-j4odOf71DVmh56S0-20260716131521.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
Abstract (Abstrak)
Latar Belakang. Tuberkulosis dengan komorbiditas Diabetes Melitus (TB-DM) dapat meningkatkan beban fisik dan psikologis penderita, salah satunya berupa depresi yang berpotensi memengaruhi kualitas hidup dan keberhasilan pengobatan. Tujuan. Penelitian ini bertujuan mengetahui proporsi gejala depresi serta menganalisis hubungan karakteristik sosiodemografi, durasi pengobatan, mindfulness, dukungan sosial, dan perilaku manajemen diri penderita diabetes dengan gejala depresi pada penderita TB-DM di Kota Makassar. Metode. Penelitian ini menggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 118 penderita TB-DM yang berasal dari 15 puskesmas di Kota Makassar. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner Patient Health Questionnaire-9 (PHQ-9), Mindful Attention Awareness Scale (MAAS), Multidimensional Scale of Perceived Social Support (MSPSS), dan Diabetes Self-Management Questionnaire (DSMQ). Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square dan Fisher’s Exact Test. Hasil. Sebanyak 77,1% responden mengalami gejala depresi. Hasil analisis menunjukkan bahwa jenis kelamin (p=0,944), usia (p = 0,319), pendidikan (p=0,569), pekerjaan (p=0,627), durasi pengobatan TB (p=0,324), dan durasi pengobatan DM (p=0,673) tidak berhubungan dengan gejala depresi. Sebaliknya, mindfulness (p=0,001), dukungan sosial (p=0,001), dan perilaku manajemen diri penderita diabetes (p=0,001) berhubungan dengan gejala depresi. Kesimpulan. Proporsi gejala depresi pada penderita TB-DM di Kota Makassar tergolong tinggi. Mindfulness, dukungan sosial, dan perilaku manajemen diri penderita diabetes berhubungan dengan gejala depresi, sedangkan karakteristik sosiodemografi dan durasi pengobatan tidak menunjukkan hubungan yang signifikan. Skrining depresi dan dukungan psikososial perlu diintegrasikan dalam layanan TB-DM.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kata Kunci: Depresi, Tuberkulosis, Diabetes Melitus, Mindfulness, Dukungan Sosial, Manajemen Diri. |
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Kesehatan Masyarakat > Kesehatan Masyarakat |
| Depositing User: | Unnamed user with username pklpkl |
| Date Deposited: | 13 Oct 2026 02:24 |
| Last Modified: | 13 Oct 2026 02:24 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/59438 |
