MANSYUR, SALMAWATI MANSYUR (2026) GAYA BAHASA DALAM PAKKIOK BUNTING KARYA NASRULLAH DAENG NAI: KAJIAN STILISTIKA = Language Style in Pakkiok Bunting by Nasrullah Daeng Nai: A Stylistic Study. Skripsi thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN.
F021221024-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract (Abstrak)
Salmawati Mansyur. Gaya Bahasa dalam Pakkiok Bunting Karya Nasrullah Daeng Nai (Analisis Stilistika) (dibimbing oleh Ibu Dr. Ery Iswary, M.Hum). Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk dan jenis-jenis gaya bahasa yang terdapat dalam tuturan Pakkiok Bunting karya Nasrullah Daeng Nai serta mengetahui jenis gaya bahasa yang paling dominan digunakan dalam tuturan tersebut. Penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian deskriptif kualitatif dengan metode pengumpulan data berupa metode simak menggunakan teknik simak bebas libat cakap dan teknik catat untuk mengidentifikasi tuturan yang mengandung unsur gaya bahasa. Data penelitian berjumlah 51 data yang dianalisis menggunakan teori gaya bahasa menurut Gorys Keraf yang meliputi gaya bahasa kiasan dan gaya bahasa retoris. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat enam jenis gaya bahasa yang digunakan dalam tuturan Pakkiok Bunting karya Nasrullah Daeng Nai, yaitu metafora, simile, personifikasi, hiperbola, repetisi, dan paralelisme. Dari keenam jenis tersebut, gaya bahasa paralisme merupakan gaya bahasa yang paling dominan digunakan, diikuti oleh gaya bahasa repetisi, simile, personifikasi, paralelisme, dan hiperbola. Dominannya penggunaan gaya bahasa metafora menunjukkan bahwa penutur menggunakan simbol-simbol budaya, unsur alam, dan ungkapan tradisional sebagai sarana penyampaian nasihat kepada pengantin secara halus dan bermakna mendalam. Sementara itu, penggunaan gaya bahasa repetisi dan paralelisme menunjukkan adanya upaya penegasan nilai-nilai adat, moral, dan agama dalam kehidupan rumah tangga masyarakat Makassar. Penggunaan gaya bahasa dalam tuturan Pakkiok Bunting karya Nasrullah Daeng Nai tidak hanya berfungsi sebagai sarana penyampaian pesan nasihat, tetapi juga sebagai bentuk estetika bahasa serta sebagai media pelestarian nilai-nilai budaya masyarakat Makassar dalam tradisi lisan pernikahan adat. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam kajian linguistik, khususnya dalam bidang stilistika dan sastra lisan daerah.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | gaya bahasa, stilistika, Pakkiok Bunting, Nasrullah Daeng Nai, sastra lisan Makassar |
| Subjects: | P Language and Literature > PN Literature (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Ilmu Budaya > Sastra Bugis-Makassar |
| Depositing User: | Unnamed user with username pklpkl |
| Date Deposited: | 13 Oct 2026 02:25 |
| Last Modified: | 13 Oct 2026 02:25 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/59427 |
