Analisis Karakteristik Aliran Fluida Melalui Sambungan Pipa Berbentuk "T" dengan Berbagai Variasi Aliran Masuk


RAMADHAN, ADRIAN (2026) Analisis Karakteristik Aliran Fluida Melalui Sambungan Pipa Berbentuk "T" dengan Berbagai Variasi Aliran Masuk. Skripsi thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN.

[thumbnail of D021221099-cbyRgXxY7MGvIQPW-20260820164506.pdf] Text
D021221099-cbyRgXxY7MGvIQPW-20260820164506.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract (Abstrak)

ADRIAN RAMADHAN. Analisis Karakteristik Aliran Fluida Melalui Sambungan Pipa Berbentuk “T” dengan Berbagai Variasi Aliran Masuk (dibimbing oleh Prof. Dr. Ir. H. Nasaruddin Salam, MT). Sambungan pipa berbentuk T (T-junction) merupakan salah satu komponen yang banyak digunakan dalam sistem perpipaan untuk menggabungkan maupun membagi aliran fluida. Perubahan arah dan pertemuan aliran pada sambungan tersebut dapat menyebabkan terjadinya kehilangan energi (energy loss) yang ditandai dengan penurunan tekanan (pressure drop) dan meningkatnya koefisien kerugian (loss coefficient). Oleh karena itu, diperlukan analisis karakteristik aliran pada berbagai variasi aliran masuk untuk mengetahui konfigurasi aliran yang menghasilkan kehilangan energi paling kecil. Penelitian ini bertujuan menentukan dampak variasi aliran masuk terhadap distribusi tekanan dan energy loss, menggambarkan pola aliran dan distribusi kecepatan pada sambungan pipa T, serta menganalisis pengaruh variasi aliran masuk terhadap koefisien kerugian. Penelitian dilakukan secara eksperimen menggunakan tiga variasi aliran masuk, yaitu variasi 1 (2 inlet dan 1 outlet dengan inlet 1 segaris dengan outlet), variasi 2 (1 inlet dan 2 outlet bercabang), dan variasi 3 (2 inlet pada percabangan dan 1 outlet), dengan lima variasi bukaan katup, yaitu 50°, 60°, 70°, 80°, dan 90°. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan debit aliran dari 0,5171 L/s hingga 0,6627 L/s menyebabkan nilai pressure drop meningkat dari 3447,38 Pa menjadi 13789,52 Pa, sedangkan tekanan mengalami penurunan pada seluruh variasi aliran masuk. Variasi 1 menghasilkan tekanan tertinggi, yaitu dari 55158,08 Pa menjadi 27579,04 Pa, sedangkan variasi 3 menghasilkan tekanan terendah, yaitu dari 48263,32 Pa menjadi 13789,52 Pa. Nilai koefisien kerugian rata-rata terendah diperoleh pada variasi 1 sebesar 1,6733, diikuti variasi 2 sebesar 3,3086, dan tertinggi pada variasi 3 sebesar 3,3362. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa variasi 1 merupakan konfigurasi aliran yang paling efisien karena menghasilkan kehilangan energi dan koefisien kerugian yang paling rendah, sedangkan variasi 3 menghasilkan kehilangan energi terbesar akibat interaksi dua aliran yang meningkatkan turbulensi dan perubahan distribusi aliran pada sambungan pipa T.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Sambungan Pipa T; Variasi Aliran Masuk; Debit Aliran; Pressure Drop; Koefisien Kerugian; Bilangan Reynolds.
Subjects: T Technology > TJ Mechanical engineering and machinery
Divisions (Program Studi): Fakultas Teknik > Teknik Mesin
Depositing User: Unnamed user with username takdim
Date Deposited: 13 Oct 2026 01:14
Last Modified: 13 Oct 2026 01:14
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/59422

Actions (login required)

View Item
View Item