PENGARUH JENIS PENUTUP LUBANG INOKULASI DAN VOLUME INOKULAN TERHADAP LUAS INFEKSI TANAMAN GAHARU (GYRINOPS VERSTEEGII) DI KHDTK UNIVERSITAS HASANUDDIN, KABUPATEN MAROS, SULAWESI SELATAN


UMAR, AQIL DZAKWAN KHOLI (2026) PENGARUH JENIS PENUTUP LUBANG INOKULASI DAN VOLUME INOKULAN TERHADAP LUAS INFEKSI TANAMAN GAHARU (GYRINOPS VERSTEEGII) DI KHDTK UNIVERSITAS HASANUDDIN, KABUPATEN MAROS, SULAWESI SELATAN. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of M011221173-aTVS8zJ3O1ZIxwWR-20260812125545.pdf] Text
M011221173-aTVS8zJ3O1ZIxwWR-20260812125545.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract (Abstrak)

Gaharu merupakan salah satu komoditas Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK) bernilai ekonomi tinggi yang dihasilkan melalui proses inokulasi pada pohon Gyrinops versteegii. Keberhasilan inokulasi dipengaruhi oleh berbagai faktor teknis, salah satunya jenis penutup lubang inokulasi yang berperan menjaga kondisi mikro batang, namun aspek ini belum banyak dikaji bersama interaksinya dengan volume inokulan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jenis penutup lubang inokulasi dan volume inokulan terhadap luas infeksi pada tanaman gaharu. Penelitian dilaksanakan pada bulan Agustus 2025 sampai dengan Februari 2026 di Kawasan dengan Tujuan Khusus (KHDTK) Universitas Hasanuddin, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. Penelitian menggunakan rancangan acak lengkap pola faktorial dengan dua faktor, yaitu jenis penutup lubang (plastisin, cabang, dan lilin) dan volume inokulan (0,5 ml, 1 ml, dan 1,5 ml). Kombinasi penutup cabang dengan volume inokulan 1,5 ml menghasilkan luas infeksi tertinggi (17,23 cm²), sementara kombinasi penutup cabang dengan volume 1 ml menghasilkan luas infeksi terendah, sedangkan persentase keberhasilan inokulasi diperoleh dari kombinasi perlakuan penutup plastisin dengan volume inokulan 1,5 ml yaitu 74%. Jenis penutup lubang inokulasi dan volume inokulan secara tunggal berpengaruh tidak nyata terhadap luas infeksi, sedangkan interaksi antara keduanya berpengaruh sangat nyata. Kombinasi penutup cabang dengan volume inokulan 1,5 ml menghasilkan luas infeksi tertinggi, sementara kombinasi penutup cabang dengan volume 1 ml menghasilkan luas infeksi terendah.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: gaharu, Gyrinops versteegii, inokulasi, penutup lubang, volume inokulan, luas infeksi
Subjects: S Agriculture > SD Forestry
Divisions (Program Studi): Fakultas Kehutanan > Kehutanan
Depositing User: Unnamed user with username pklpkl
Date Deposited: 12 Oct 2026 09:09
Last Modified: 12 Oct 2026 09:09
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/59406

Actions (login required)

View Item
View Item