KOMPOSIT BIOCHAR ECENG GONDOK (EICHHORNIA CRASSIPES) & LOW DENSITY POLYETHYLENE SEBAGAI MATERIAL PEREDAM RADIASI ELEKTROMAGNETIK


ASHIDDIQ, ANDI FAVIAN JIWANI (2026) KOMPOSIT BIOCHAR ECENG GONDOK (EICHHORNIA CRASSIPES) & LOW DENSITY POLYETHYLENE SEBAGAI MATERIAL PEREDAM RADIASI ELEKTROMAGNETIK. Skripsi thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN.

[thumbnail of D021221079-WIzOaULMQ4T9SAbB-20260821154331.pdf] Text
D021221079-WIzOaULMQ4T9SAbB-20260821154331.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (4MB)

Abstract (Abstrak)

ANDI FAVIAN JIWANI ASHIDDIQ. Komposit Biochar Eceng Gondok (Eichhornia Crassipes) Dan Low Density Polyethylene Sebagai Material Peredam Radiasi Elektromagnetik (dibimbing oleh Ir. Andi Mangkau, MT) Latar Belakang. Peningkatan penggunaan perangkat elektronik dan sistem komunikasi nirkabel menyebabkan meningkatnya polusi elektromagnetik yang berpotensi menimbulkan interferensi pada perangkat elektronik. Oleh karena itu, diperlukan material peredam radiasi elektromagnetik yang ringan, ramah lingkungan, dan memanfaatkan limbah biomassa sebagai bahan baku alternatif. Tujuan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh variasi kandungan biochar eceng gondok dalam matriks Low Density Polyethylene (LDPE) terhadap kemampuan peredaman gelombang elektromagnetik, kekuatan tarik, dan struktur mikro material komposit. Metode. Eceng gondok dikeringkan, kemudian ditorefaksi pada suhu 300 °C dan diayak menggunakan mesh 200. Biochar dicampurkan ke dalam LDPE yang dilelehkan pada suhu 125 °C dengan variasi kandungan biochar 0%, 20%, dan 30%. Karakteristik elektromagnetik diuji menggunakan Vector Network Analyzer (VNA) melalui parameter Reflection Loss (S11) pada rentang frekuensi 4–7 GHz. Sifat mekanik diuji menggunakan Universal Testing Machine berdasarkan standar ASTM D638 Tipe IV, sedangkan struktur mikro diamati menggunakan mikroskop optik. Hasil. Pada frekuensi 7 GHz, nilai Reflection Loss untuk kandungan biochar 0%, 20%, dan 30% berturut-turut sebesar −14,40 dB, −15,49 dB, dan −16,27 dB, sehingga komposit dengan kandungan biochar 30% menunjukkan kemampuan peredaman gelombang elektromagnetik terbaik. Sebaliknya, kekuatan tarik rata-rata mengalami penurunan dari 8,52 N/mm² pada material tanpa biochar menjadi 4,50 N/mm² pada kandungan 20%, dan 2,08 N/mm² pada kandungan 30%. Pengamatan struktur mikro menunjukkan bahwa material tanpa biochar memiliki struktur paling homogen dan padat. Penambahan biochar 20% menghasilkan penyebaran filler yang relatif merata, sedangkan kandungan 30% menunjukkan terbentuknya beberapa void dan distribusi biochar yang kurang homogen sehingga memengaruhi sifat mekanik material. Kesimpulan. Penambahan biochar eceng gondok ke dalam matriks LDPE mampu meningkatkan kemampuan peredaman gelombang elektromagnetik, namun menyebabkan penurunan kekuatan tarik material. Kandungan biochar 30% memberikan performa terbaik dalam meredam radiasi elektromagnetik, tetapi juga meningkatkan pembentukan void yang berpengaruh terhadap penurunan sifat mekanik material.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Biochar eceng gondok; Low Density Polyethylene; EMI shielding; Reflection Loss; kekuatan tarik; struktur mikro.
Subjects: T Technology > TJ Mechanical engineering and machinery
Divisions (Program Studi): Fakultas Teknik > Teknik Mesin
Depositing User: Unnamed user with username takdim
Date Deposited: 12 Oct 2026 09:07
Last Modified: 12 Oct 2026 09:07
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/59404

Actions (login required)

View Item
View Item