RANTELINO, MENDEN RANTELINO (2026) Makna teks syair ma’badong pada upacara rambu solo’ : kajian semantik = The meaning of the ma'badong poetry text at the Rambu Solo' ceremony: a semantic study. Skripsi thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN.
F021221010-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract (Abstrak)
Menden Rantelino. Makna Teks Syair Ma’Badong Pada Upacara Rambu Solo’ : : Kajian Semantik (dibimbing oleh Pammuda). Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan makna leksikal dan makna kontekstual yang terdapat dalam teks syair Ma’Badong pada Upacara Rambu Solo’ masyarakat Toraja. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif Kualitatif. Data penelitian berupa teks syair Ma’Badong yang dilantunkan oleh Indo’Badong, sedangkan data dikumpulkan elalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan teori semantik Abdul Chaer dengan mengidentifikasi makna leksikal beserta arti dasar kata derta makna kontekstual berdasarkan konteks penggunannya dalam pelaksanaan upacara rambu solo’. Hasil penelitian menunjukkan bahwa makna leksikal dalam syair Ma’Badong merupakan makna dasar yang sesuai dengan arti kata yang tidak dipengaruhi oleh konteks penggunaan, sedangkan makna kontekstual terbentuk melalui situasi penuturan, latar budaya dan sosial, serta hubungan antarunsur dalam tuturan. Selain mengandung makna leksikal dan akna kontekstual, syair Ma’Badong mencerminkan nilai budaya, nilai sosial, dan nilai religious masyarakat Toraja melalui ungkapan penghormatan kepada orang yang meninggal, solidaritas antar keluarga, serta doa dan pengharapan bagi mendiang. Dengan demikian, syair Ma’Badong tiak hanya berfungsi sebagai media komunikasi dalam upacara rambu solo’, tetapi juga sebagai sarana pelestarian bahasa, budaya, dan identitas masyarakat Toraja. Kata Kunci : Makna Leksikal, Makna Kontekstual, syair Ma’Badong, Rambu Solo’, Semantik. Menden Rantelino. The Meaning of Ma'Badong Chant Texts in the Rambu Solo' Ceremony: A Semantic Study (Supervised by Pammuda). This study aims to describe the lexical meaning and contextual meaning contained in the texts of Ma'Badong chants performed during the Rambu Solo' ceremony of the Toraja community. This research employed a qualitative descriptive method. The data consisted of the texts of Ma'Badong chants performed by the Indo' Badong, while the data were collected through observation, interviews, and documentation. The data were analyzed using Abdul Chaer's semantic theory by identifying lexical meanings based on the basic meanings of words and contextual meanings based on their use in the Rambu Solo' ceremony. The results of the study indicate that the lexical meanings in the Ma'Badong chant texts are the basic meanings of words that are not influenced by the context of use, whereas the contextual meanings are shaped by the speech situation, cultural and social contexts, and the relationships among linguistic elements within the utterances. In addition to containing lexical and contextual meanings, the Ma'Badong chant texts reflect the cultural, social, and religious values of the Toraja community through expressions of respect for the deceased, solidarity among family members, and prayers and hopes for the departed. Therefore, the Ma'Badong chant texts function not only as a medium of communication in the Rambu Solo' ceremony but also as a means of preserving the language, culture, and identity of the Toraja community. Keywords: Lexical Meaning, Contextual Meaning, Ma'Badong Chant Texts, Rambu Solo', Semantics.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Keywords: Lexical Meaning, Contextual Meaning, Ma'Badong Chant Texts, Rambu Solo', Semantics. |
| Subjects: | P Language and Literature > PN Literature (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Ilmu Budaya > Sastra Bugis-Makassar |
| Depositing User: | Unnamed user with username pklpkl |
| Date Deposited: | 12 Oct 2026 09:06 |
| Last Modified: | 12 Oct 2026 09:06 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/59403 |
