KONTRIBUSI PENGELOLAAN HUTAN BERBASIS MASYARAKAT TERHADAP PENDAPATAN KELOMPOK TANI HUTAN SUCO GUGLEUR, LIQUIÇÁ, TIMOR LESTE


IKHFAN, AQSHAL AFGHANI PALLAJARENG (2026) KONTRIBUSI PENGELOLAAN HUTAN BERBASIS MASYARAKAT TERHADAP PENDAPATAN KELOMPOK TANI HUTAN SUCO GUGLEUR, LIQUIÇÁ, TIMOR LESTE. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of M011211210-sFWpuRlNUrtc67Dq-20260819153340.pdf] Text
M011211210-sFWpuRlNUrtc67Dq-20260819153340.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (4MB)

Abstract (Abstrak)

Pengelolaan Hutan Berbasis Masyarakat (PHBM) melalui skema Hutan Kemasyarakatan (HKm) diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar hutan sekaligus menjaga kelestarian kawasan. Namun, besaran kontribusi ekonomi skema tersebut terhadap pendapatan rumah tangga petani hutan di Timor-Leste belum banyak terdokumentasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis struktur pendapatan rumah tangga anggota Kelompok Tani Hutan (KTH) Bouk O Lau, menghitung kontribusi pemanfaatan kawasan HKm terhadap pendapatan rumah tangga, serta menilai efisiensi usaha dan peran pendapatan kehutanan terhadap pemenuhan garis kemiskinan. Penelitian dilaksanakan di Suco Gugleur, Distrik Liquiçá, Timor-Leste. Responden ditentukan dengan metode purposive sampling berdasarkan kriteria anggota KTH Bouk O Lau yang mengelola lahan pada areal pegunungan dalam kawasan HKm dengan sistem agroforestri berbasis kopi, sehingga diperoleh 11 responden. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam berpanduan kuisioner dan observasi lapangan, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif menggunakan analisis pendapatan usaha tani (I = TR − TC), R/C ratio, analisis kontribusi, serta indeks kesenjangan kemiskinan Foster-Greer-Thorbecke. Hasil penelitian menunjukkan bahwa total pendapatan rumah tangga responden mencapai US$24.690,62 per tahun, terdiri atas US$6.504,50 dari dalam kawasan HKm dan US$18.186,12 dari luar kawasan, sehingga kontribusi PHBM terhadap pendapatan rumah tangga sebesar 26%. Meskipun demikian, sektor kehutanan menunjukkan efisiensi usaha yang tinggi dengan R/C ratio sebesar 6,81 dan rasio biaya hanya 14,68% terhadap penerimaan, yang mencerminkan sistem pengelolaan berinput rendah. Analisis terhadap garis kemiskinan nasional Timor-Leste sebesar US$562,10 per kapita per tahun menunjukkan bahwa 10 dari 11 rumah tangga (91%) berada di bawah garis kemiskinan, dengan kesenjangan kemiskinan sebesar 43,6% pada kondisi aktual dan melebar menjadi 60,9% apabila pendapatan HKm ditiadakan. Disimpulkan bahwa kontribusi PHBM yang secara agregat tergolong kecil tetap berperan sebagai penopang kehidupan rumah tangga petani, yaitu menahan pendalaman kemiskinan meskipun belum mampu mengangkat rumah tangga keluar dari kemiskinan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: pengelolaan hutan berbasis masyarakat, hutan kemasyarakatan, kontribusi pendapatan, agroforestri kopi, kemiskinan, Timor-Leste
Subjects: S Agriculture > SD Forestry
Divisions (Program Studi): Fakultas Kehutanan > Kehutanan
Depositing User: Unnamed user with username pklpkl
Date Deposited: 12 Oct 2026 08:58
Last Modified: 12 Oct 2026 08:58
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/59395

Actions (login required)

View Item
View Item