ROSDIANA, . (2026) PERENDAMAN DALAM LARUTAN LEMPUNG DENGAN POTENSI NANOCLAY DAN PENGARUHNYA TERHADAP SIFAT FISIS MEKANIS KAYU JATI PUTIH (Gmelina arborea). Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
M021221054-0wodNO4ua3ehRcT6-20260819150317.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract (Abstrak)
Latar Belakang. Kayu merupakan bahan alami yang banyak dimanfaatkan untuk konstruksi, mebel, dan berbagai kebutuhan bangunan karena mudah dibentuk serta memiliki nilai ekonomi tinggi. Namun, kayu memiliki kelemahan berupa kerentanan terhadap serangan organisme perusak dan pengaruh lingkungan yang dapat menurunkan kualitas serta umur pakainya. Oleh karena itu, diperlukan upaya peningkatan mutu kayu menggunakan bahan lebih ramah lingkungan, yang tidak hanya mampu meningkatkan keawetannya tetapi juga mampu mempertahankan atau bahkan meningkatkan kekuatannya. Salah satu alternatif yang berpotensi digunakan adalah larutan lempung dengan potensi nanoclay, yang diduga dapat berfungsi sebagai bahan pengawet sekaligus penguat kayu. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas larutan lempung dengan potensi nanoclay sebagai bahan pengisi kayu jati putih (Gmelina arborea) melalui metode perendaman dengan melihat pengaruhnya terhadap retensi, sifat fisis, dan sifat mekanis kayu. Metode. Penelitian perlakuan kayu dengan larutan lempung dilakukan menggunakan metode perendaman dingin selama 7, 14, dan 21 hari. Parameter yang diamati meliputi retensi, kerapatan, Modulus of Rupture (MOR), dan Modulus of Elasticity (MOE). Data dianalisis menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL), analisis deskriptif, ANOVA, dan uji lanjut LSD. Hasil. Nilai retensi meningkat dari 6,59 kg/m³ pada 7 hari menjadi 11,15 kg/m³ pada 14 hari dan 11,97 kg/m³ pada 21 hari, Hasil ini menunjukkan berbeda nyata setelah perendaman selama 21 hari. Perlakuan perendaman dalam larutan lempung menghasilkan nilai kerapatan lebih tinggi dibandingkan perendaman dalam aquades, sedangkan nilai MOR dan MOE menunjukkan variasi antarperlakuan namun berbeda tidak nyata. Kesimpulan. Larutan lempung dengan potensi nanoclay berpotensi meningkatkan retensi dan mempertahankan sifat fisis kayu, terutama kerapatan, tetapi belum mampu meningkatkan sifat mekanis secara signifikan.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kayu Jati Putih, Larutan Lempung, Nanoclay, Perendaman Dingin, Retensi, Sifat Mekanis Kayu. |
| Subjects: | S Agriculture > SD Forestry |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Kehutanan > Rekayasa Kehutanan |
| Depositing User: | Unnamed user with username pklpkl |
| Date Deposited: | 12 Oct 2026 08:19 |
| Last Modified: | 12 Oct 2026 08:19 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/59382 |
