IRMAWATI, IRMAWATI (2026) MAKNA SIMBOL ANYAMAN SONGKOK GURU DI KECAMATAN GALESONG SELATAN KABUPATEN TAKALAR = The Symbolic Meaning of the *Songkok Guru* Weave Pattern in South Galesong District, Takalar Regency. Skripsi thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN.
F021191045-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract (Abstrak)
ABSTRAK IRMAWATI. 2026. Makna simbol anyaman songkok guru di kecamatan galesong selatan kabupaten takalar (dibimbing oleh sumarlin rengko) Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan simbol dan motif anyaman Songkok Guru serta fungsi simboliknya bagi masyarakat di Kecamatan Galesong Selatan, Kabupaten Takalar. Songkok Guru merupakan penutup kepala tradisional khas masyarakat Bugis-Makassar yang dibuat dari anyaman serat daun lontar. Selain berfungsi sebagai pelengkap busana adat, Songkok Guru memiliki nilai budaya yang tinggi dan menjadi simbol identitas sosial masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa simbol utama pada Songkok Guru terdapat pada anyaman benang emas dan garis bassi yang melambangkan kehormatan, kewibawaan, serta kedudukan sosial pemakainya. Perbedaan susunan anyaman emas dan jumlah bassi menunjukkan tingkatan status sosial, mulai dari golongan bangsawan tertinggi, pejabat pemerintahan, hingga panglima perang. Selain simbol, Songkok Guru juga memiliki berbagai motif anyaman seperti motif geometris, motif anyaman silang, dan motif berulang yang mengandung makna ketekunan, keseimbangan hidup, persatuan, kerja sama, serta kesinambungan tradisi. Motif-motif tersebut tidak hanya berfungsi sebagai unsur estetis, tetapi juga sebagai simbol nilai-nilai budaya yang diwariskan secara turun-temurun. Bagi masyarakat Galesong Selatan, anyaman Songkok Guru berfungsi sebagai simbol kebangsawanan dan status sosial, identitas budaya Bugis-Makassar, kerja keras dan ketekunan masyarakat pengrajin, serta persatuan yang tercermin melalui proses penyatuan serat daun lontar menjadi sebuah karya. Dengan demikian, Songkok Guru merupakan warisan budaya yang memiliki nilai historis, sosial, dan filosofis yang penting untuk dilestarikan.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Keywords: Songkok Guru, symbolism, weaving motifs, Bugis-Makassar culture, South Galesong. |
| Subjects: | P Language and Literature > PN Literature (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Ilmu Budaya > Sastra Bugis-Makassar |
| Depositing User: | Unnamed user with username pklpkl |
| Date Deposited: | 12 Oct 2026 08:16 |
| Last Modified: | 12 Oct 2026 08:16 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/59379 |
