LARASWATI, INDIH (2026) APLIKASI FUNGI MIKORIZA ARBUSKULAR ASAL HUTAN ALAM EBONI KABUPATEN BARRU DAN AMELIORAN TANAH PADA BIBIT DIOSPYROS CELEBICA BAKH. DI MEDIA SUBSOIL. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
M011221133-Y0NwnXdAl9FomES1-20260816171411.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (9MB)
Abstract (Abstrak)
Latar Belakang. Diospyros celebica Bakh. (eboni) merupakan jenis pohon endemik Sulawesi yang memiliki nilai ekonomi tinggi, namun pertumbuhan bibitnya sering terhambat oleh rendahnya kesuburan media subsoil. Pemanfaatan Fungi Mikoriza Arbuskular (FMA) dan amelioran tanah diharapkan mampu memperbaiki kondisi media serta meningkatkan pertumbuhan bibit eboni. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh FMA, amelioran tanah, dan interaksi keduanya terhadap pertumbuhan bibit D. celebica Bakh. pada media subsoil. Metode. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola faktorial yang terdiri atas dua faktor, yaitu FMA (tanpa FMA, FMA indigenous asal Barru, dan Mycovir) serta amelioran tanah (tanpa amelioran, kapur, kompos, dan kombinasi kapur-kompos). Parameter yang diamati meliputi pertumbuhan tinggi, diameter, jumlah daun, kandungan klorofil, biomassa, nisbah pucuk akar, nilai kekokohan bibit, dan indeks kualitas bibit. Data dianalisis menggunakan uji ANOVA dan dilanjutkan dengan uji Duncan pada taraf nyata 5%. Hasil. Amelioran tanah berpengaruh sangat nyata terhadap pertumbuhan tinggi bibit, sedangkan FMA berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan diameter dan sangat nyata terhadap kandungan klorofil. Interaksi FMA dan amelioran tanah berpengaruh nyata terhadap kandungan klorofil, namun tidak berpengaruh nyata terhadap parameter pertumbuhan lainnya. Perlakuan FMA indigenous tanpa amelioran (M1A0) menghasilkan pertumbuhan tinggi tertinggi sebesar 4,86 cm, sedangkan perlakuan Mycovir dengan kompos (M2A2) menghasilkan pertumbuhan diameter tertinggi sebesar 2,53 mm. Kesimpulan. Aplikasi FMA dan amelioran tanah mampu meningkatkan beberapa aspek pertumbuhan bibit D. celebica Bakh. pada media subsoil. FMA berperan dalam meningkatkan pertumbuhan diameter dan kandungan klorofil, sedangkan amelioran tanah lebih efektif dalam meningkatkan pertumbuhan tinggi bibit.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Fungi Mikoriza Arbuskular, Amelioran Tanah, Diospyros celebica Bakh., Media Subsoil, Pertumbuhan Bibit. |
| Subjects: | S Agriculture > SD Forestry |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Kehutanan > Kehutanan |
| Depositing User: | Unnamed user with username pklpkl |
| Date Deposited: | 12 Oct 2026 08:03 |
| Last Modified: | 12 Oct 2026 08:03 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/59369 |
