ANALISIS RISIKO PAPARAN ESCHERICHIA COLI MAKANAN BERGIZI GRATIS (MBG) DAPUR SATUAN PELAYANAN PEMENUHAN GIZI (SPPG) TAMALATE MANNURUKI 3 TAHUN 2026


IZZA, ANNISA NURUL (2026) ANALISIS RISIKO PAPARAN ESCHERICHIA COLI MAKANAN BERGIZI GRATIS (MBG) DAPUR SATUAN PELAYANAN PEMENUHAN GIZI (SPPG) TAMALATE MANNURUKI 3 TAHUN 2026. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of K011221034-DM3jop0cgzhUI58n-20260715011643.pdf] Text
K011221034-DM3jop0cgzhUI58n-20260715011643.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (4MB)

Abstract (Abstrak)

Latar Belakang: Kontaminasi E. coli pada makanan siap saji berpotensi menyebabkan penyakit bawaan pangan, sehingga memerlukan analisis risiko penyelenggaraan MBG. Tujuan: Penelitian bertujuan untuk menganalisis keberadaan dan konsentrasi E. coli, tingkat paparan, serta risiko infeksi, risiko penyakit, dan risiko kematian akibat paparan E. coli pada MBG yang diproduksi di dapur SPPG melalui pendekatan QMRA. Metode: Penelitian observasional dengan desain potong lintang (cross-sectional) dengan populasi penelitian sebanyak 2.496 anak sekolah. Sampel penelitian terdiri atas sampel MBG yang diambil selama lima hari berturut-turut untuk pemeriksaan laboratorium bakteri E. coli serta 30 penerima MBG yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui pemeriksaan laboratorium sampel MBG, observasi higiene dan sanitasi dapur menggunakan lembar observasi, serta wawancara menggunakan kuesioner pola konsumsi MBG pada 30 responden. Analisis risiko dilakukan dengan pendekatan QMRA menggunakan model dosis–respon Beta-Poisson untuk mengestimasi probabilitas infeksi, penyakit, dan kematian akibat paparan E. coli. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar sampel MBG tidak terdeteksi E. coli (0 CFU/g), namun ditemukan kontaminasi pada nasi putih hari pertama sebesar 6.182 CFU/g dan buah pepaya sebesar 91 CFU/g. Nilai probabilitas infeksi harian (Pinf/day) pada porsi besar berkisar 0,672–0,719 dan pada porsi kecil 0,598–0,703. Probabilitas infeksi tahunan (Pinf/year) dan probabilitas penyakit tahunan (Pill/year) mendekati 1 (>0,9999), sedangkan probabilitas kematian (Pdeath) sebesar 3,0×10⁻³. Kesimpulan: Hasil QMRA menunjukkan paparan berulang melalui konsumsi MBG menghasilkan risiko infeksi yang tinggi, sehingga diperlukan penguatan higiene personal, sanitasi lingkungan, pengendalian pasca-pemasakan, serta pengawasan keamanan pangan secara berkelanjutan di SPPG Tamalate Mannuruki 3.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Escherichia coli, MBG, SPPG, QMRA, Keamanan Pangan, Risiko Infeksi
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Kesehatan Masyarakat > Kesehatan Masyarakat
Depositing User: Unnamed user with username pklpkl
Date Deposited: 12 Oct 2026 07:35
Last Modified: 12 Oct 2026 07:35
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/59360

Actions (login required)

View Item
View Item