NUR, ANDI HALID M (2026) Tingkat Partisipasi Masyarakat Terhadap Pelaksanaan Program Kebun Bibit Rakyat (KBR) di Desa Samaenre Kecamatan Bengo Kabupaten Bone. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
M011211059-EzY2jWv04r6lHOI5-20260801181703.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (825kB)
Abstract (Abstrak)
ABSTRAK ANDI HALID M NUR. Tingkat Partisipasi Masyarakat Terhadap Pelaksanaan Program Kebun Bibit Rakyat (KBR) di Desa Samaenre Kecamatan Bengo Kabupaten Bone (dibimbing oleh Prof. Dr. Ir. Yusran Yusuf, S.Hut., M.Si., IPU). Latar belakang. Program Kebun Bibit Rakyat (KBR) merupakan salah satu kebijakan pemerintah di bidang kehutanan yang berbasis pemberdayaan masyarakat dalam upaya penyediaan bibit unggul guna mendukung rehabilitasi hutan dan lahan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Pelaksanaan program KBR melibatkan partisipasi aktif masyarakat mulai dari tahap perencanaan, pembibitan, pelaksanaan hingga evaluasi kegiatan. Tujuan. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui (1) Tingkat partisipasi masyarakat terhadap pelaksaan program Kebun Bibit Rakyat (KBR) dan (2) Faktor pendukung dan penghambat pelaksanaan program Kebun Bibit Rakyat (KBR) di Desa Samaenre, Kec Bengo, Kabupaten Bone. Metode. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif deskriptif yang dilaksanakan pada Oktober – Desember 2025. Lokasi penelitian di Desa Samaenre, Kecamatan Bengo, Kabupaten Bone. Analisis data dilakukan menggunakan analisis komprehensif dan analisis tingkat partisipasi (statistik). Hasil. Hasil dari penelitian ini yaitu pada tahap perencanaan, partisipasi masyarakat didominasi oleh kategori sedang sebesar 57%, sedangkan kategori tinggi sebesar 43%. Pada tahap pelaksanaan, partisipasi masyarakat juga didominasi kategori sedang sebesar 61% dan kategori tinggi sebesar 39%. Kesimpulan. Berdasarkan peneitian menunjukkan bahwa tingkat partisipasi masyarakat dalam Program Kebun Bibit Rakyat (KBR) di Desa Samaenre berada pada kategori sedang, baik pada tahap perencanaan maupun pelaksanaan, karena masyarakat lebih banyak terlibat sebagai pelaksana dan memperoleh insentif dari kegiatan tersebut. Kondisi sosial ekonomi yang mempengaruhi tingkat partisipasi masyarakat yaitu pendapatan dan luas lahan, karena program KBR mampu memberikan tambahan pendapatan serta bibit untuk penanaman lahan milik masyarakat. Keberhasilan program KBR didukung oleh partisipasi aktif masyarakat, kelembagaan kelompok tani, dan dukungan pemerintah, sedangkan faktor penghambatnya adalah alih fungsi lahan ke pertanian jagung, menurunnya minat terhadap tanaman kehutanan, serta rendahnya permintaan bibit. Kata kunci: Desa Samaenre, KBR, Partisipasi
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kata kunci: Desa Samaenre, KBR, Partisipasi |
| Subjects: | S Agriculture > SD Forestry |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Kehutanan > Kehutanan |
| Depositing User: | Unnamed user with username pklpkl |
| Date Deposited: | 12 Oct 2026 07:05 |
| Last Modified: | 12 Oct 2026 07:05 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/59349 |
