AMELIA, RESKI AMELIA (2026) PERANCANGAN STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR (SOP) KODE ETIK WISATAWAN BERBASIS KONSERVASI PADA SITE WISATA LEANG – LEANG PREHISTORICAL PARK, RAMMANG – RAMMANG, DAN BANTIMURUNG NATIONAL PARK = DESINGNING CONSERVATION-BASED STANDARD OPERATING PROCEDURES (SOP) AND TOURIST CODE OF ETHICS FOR THE LEANG – LEANG PRESHITORICAL PARK, RAMMANG – RAMMANG, AND BANTIMURUNG NATIONAL PARK TOURIST SITE. Thesis thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN.
V076221025-SBf5pwvCnhaKjF6x-20260706164034.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
Abstract (Abstrak)
ABSTRAK RESKI AMELIA. Perancangan Standar Operasional Prosedur (SOP) dan Kode Etik Wisatawan Berbasis Konservasi pada Site Wisata Leang – Leang Prehistorical Park, Rammang – Rammang, dan Bantimurung National Park (dibimbing oleh Muh. Rifqi Ananda Putra, S.Tr.Par., M.Par.) Latar belakang Kawasan Geopark Maros – Pangkep yang telah diakui sebagai UNESCO Global Geopark (UGGp) menyimpan warisan geologi, arkeologi, dan keanekaragaman hayati yang sangat bernilai. Namun, peningkatan kunjungan wisatawan yang signifikan belum diimbangi dengan sistem pengelolaan wisatawan yang kuat. Ketiga site utama di Kabupaten Maros, yaitu Leang – Leang Prehistorical Park, Rammang – Rammang, dan Bantimurung National Park, belum memiliki dokumen Standar Operasional Prosedur (SOP) dan Kode Etik Wisatawan yang tertulis dan terstandarisasi, sehingga aturan perilaku hanya disampaikan secara lisan dan tidak konsisten antar-site. Kondisi ini mengakibatkan terjadinya pelanggaran berulang seperti vandalisme, pengambilan batuan, dan pembuangan sampah sembarangan yang mengancam kelestarian kawasan. Tujuan penelitian ini merancang Standar Operasional Prosedur (SOP) dan Kode Etik Wisatawan berbasis konservasi serta mengimplementasikannya pada tiga site wisata tersebut. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan kuesioner, menggunakan teknik purposive sampling. Validasi data dilakukan melalui triangulasi sumber dan triangulasi teknik, sedangkan analisis data menggunakan analisis tematik dan analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukkan tiga tema utama, yaitu ketiadaan sistem regulasi wisatawan yang terstandarisasi, pola pelanggaran wisatawan yang berulang disertai absennya mekanisme sanksi formal, serta kebutuhan mendesak terhadap perancangan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang kontekstual dan aplikatif. Analisis SWOT mengidentifikasi bahwa kelemahan utama kawasan berupa belum tersedianya dokumen SOP yang resmi bertemu langsung dengan peluang mendesak proses revalidasi UNESCO, sehingga menjadi landasan strategi utama proyek ini. Kesimpulan Luaran penelitian berupa Standar Operasional Prosedur (SOP) kawasan yang mencakup lima prosedur dan tiga adaptasi SOP yang spesifik untuk masing - masing site, yang selanjutnya diserahkan kepada Badan Pengelola Geopark Maros – Pangkep sebagai instrumen strategis dalam mendukung konservasi kawasan dan proses revalidasi UNESCO Global Geopark (UGGp).
| Item Type: | Thesis (Thesis) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kata Kunci: Standar Operasional Prosedur (SOP); Kode Etik Wisatawan; Geopark Maros – Pangkep; UNESCO Global Geopark; Konservasi |
| Subjects: | P Language and Literature > PN Literature (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Vokasi > Destinasi Pariwisata |
| Depositing User: | Unnamed user with username pklpkl |
| Date Deposited: | 12 Oct 2026 07:35 |
| Last Modified: | 12 Oct 2026 07:35 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/59344 |
